LANGIT7.ID-, Mekkah- - Kementerian Haji dan Umrah Saudi meminta jamaah dan pengunjung untuk tidak tidur di Masjidil Haram, Mekkah.
Melansir Saudi Gazette, Senin (7/8/2023), jamaah diimbau tidak berbaring atau tidur khususnya di wilayah koridor, tempat salat, di jalur kendaraan darurat, serta jalur untuk kursi roda.
Kementerian menegaskan agar para jamaah mematuhi etika umrah, di antaranya berperilaku baik dengan semua orang, bekerja sama, dan mematuhi instruksi dari penyelenggara.
Untuk menghindari adanya pelanggaran aturan, setiap jamaah yang ingin umrah harus mendapatkan izin sebelum tiba di Masjidil Haram di Mekkah melalui layanan Nusuk atau Tawakkalna.
IQNA menyebutkan, sekitar 10 juta umat Islam diperkirakan akan melaksanakan umrah di musim ini. Pemerintah Arab Saudi pun berharap 10 juta jamaah dari seluruh dunia untuk berpartisipasi.
Musim umrah dimulai beberapa pekan lalu, bertepatan dengan dimulainya tahun baru Islam. Sebelumnya, Arab Saudi menerima sekitar 1,8 juta jamaah haji setelah tiga tahun pembatasan karena pandemi Covid-19.
Dalam beberapa bulan terakhir, pemerintah Arab Saudi memfasilitasi jamaah umrah dunia dengan aturan baru yang meringankan.
Di antaranya, jamaah pemegang berbagai jenis visa masuk,
termasuk visa pribadi, kunjungan, dan turis, diizinkan untuk melakukan umrah dan mengunjungi Al Rawda Alsharifa, makam Nabi Muhammad SAW di Masjid Nabawi di Madinah, setelah memesan e-janji temu.
Selanjutnya, aturan yang mempermudah lainnya seperti visa umrah yang diperpanjang menjadi 90 hari. Kemudian pemegang visa diizinkan memasuki kerajaan melalui semua pelabuhan darat, udara, dan laut dan berangkat dari bandara mana pun.

(ori)