Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home global news detail berita

KH Anwar Iskandar: Ulama Berperan Besar Kuatkan Persatuan Bangsa

tim langit 7 Kamis, 17 Agustus 2023 - 08:53 WIB
KH Anwar Iskandar: Ulama Berperan Besar Kuatkan Persatuan Bangsa
Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Anwar Iskandar
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Kiai atau ulama berkontribusi besar dalam membangun bangsa dan membantu negara menjadikan Indonesia sebagai rumah yang aman, jauh dari perpecahan di antara sesama.

Wakil Rais 'Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Anwar Iskandar menjelaskan salah satu peran ulama dalam membangun Indonesia tetap utuh adalah keberadaan pondok pesantren.

Sejumlah pesantren didirikan para ulama untuk mencetak santri-santri sebagai generasi ulama pada masa yang akan datang. Di pesantren, mereka ditempa dengan beragam nilai dan ajaran agama yang mengedepankan spirit persatuan.

"Pondok pesantren ini melahirkan setiap tahun ribuan kader-kader ulama yang mengajarkan ajaran Islam wasathiyah yang mengajarkan Islam moderat," katanya pada tayangan Haul Akbar Al-Falah Ploso Kediri diakses NU Online, Rabu (16/8/2023).

Dia mengatakan, Indonesia sangat diuntungkan dengan keberadaan pesantren-pesantren yang selama ini terus konsisten mengajarkan Islam wasathiyah. Semangat negara untuk mempersatukan bangsanya yang beragam, satu tahap sudah dilakukan oleh para ulama dengan mendidik santri-santrinya yang memperkuat pemahaman tentang pentingnya kebersamaan dan saling menghargai satu sama lain.

Baca juga:APBN 2024 Didesain Menjawab Tantangan Masa Kini dan Masa Depan

"Ini adalah cara-cara yang dilakukan oleh para ulama untuk membentengi, memperjuangkan melestarikan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah di Indonesia. Indonesia ini negara yang diuntungkan oleh hadirnya pondok-pondok pesantren," jelasnya.

Kiai Anwar menjelaskan, para ulama memang punya cara tersendiri dalam membantu melestarikan nilai-nilai persatuan agar bangsa Indonesia tetap bersatu di tengah kemajemukan. Ulama tentu saja berpikir jauh ke depan, tidak saja untuk kepentingan santri dan pesantrennya, tapi perihal ketenteraman sebuah negara yang ditempati juga tak luput dari perhatiannya.

"Kiai-kiai, ulama-ulama itu punya cara sendiri bagaimana memberi manfaat kepada umat, bagaimana memberi manfaat kepada bangsa, memberi manfaat kepada negara," terangnya.

Kiai Anwar menegaskan, kiai dan ulama yang jarang kelihatan di ruang publik bukan berarti ia tidak memiliki peran penting untuk kemajuan bangsa dan negara. Justru ulama yang waktunya habis digunakan untuk mendidik santri-santrinya, ia telah berkontribusi besar untuk masa depan negara Indonesia.

"Diam saja di rumah, ngaos berada di ndalem memantapkan keilmuannya, anak dan santri-santrinya yang akhirnya menyebar ke daerah, dan mereka juga akan menyebarkan lagi ajaran dari sumbernya ini, itu sudah memberi manfaat yang besar," ungkapnya.

Dalam pandangannya, Indonesia saat ini merupakan negara yang dicontoh banyak negara dalam hal mengelola persatuan di balik kepercayaan, kebudayaan, hingga pemahaman yang beragam yang dimiliki oleh bangsanya.

"Ketika dunia ini ditimpa masalah yang sangat berat, yaitu bercerai-berainya persatuan di negara-negara itu, akhirnya melirik Indonesia melihat Indonesia, dilihat Kenapa Indonesia ini banyak sekali sukunya, agamanya juga tidak sedikit, warna politiknya juga macam-macam, tapi tenang, guyub, bersatu, bisa saling memberi toleransi antara yang berbeda-beda latar belakang," ucapnya.

"Ini jawabnya antara lain karena Indonesia dihuni oleh ulama-ulama ahli agama yang memiliki paham moderat paham wasathiyah. Itu dilahirkan oleh pondok pesantren," sambungnya.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)