Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 14 Juli 2024
home sosok muslim detail berita

Masya Allah! Marbot Masjid Raih Beasiswa Kuliah Teknologi di Amerika Serikat

tim langit 7 Senin, 21 Agustus 2023 - 12:00 WIB
Masya Allah! Marbot Masjid Raih Beasiswa Kuliah Teknologi di Amerika Serikat
Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Khoirul Adib
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Seorang mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Khoirul Adib tak henti-hentinya mengucap syukur. Lajang kelahiran Tuban, Jawa Timur ini meraih beasiswa kuliah jurusan Teknologi Informasi di Amerika Serikat.

Mata pemuda yang sehari-hari menjadi marbot masjid ini berbinar saat berbagi cerita lolos seleksi MOSMA Kemenag. MORA Overseas Student Mobility Awards (MOSMA) merupakan salah satu program implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Khoirul Adib bisa kuliah di Semarang sebenarnya sudah luar biasa baginya. Apalagi, dia diterima pada jurusan yang menjadi passionnya.

"Kuliah di Semarang bagi orang desa seperti saya sudah luar biasa, apalagi bisa belajar di jurusan teknologi," ujar Adib di Semarang, Sabtu (19/8/2023)

Meski demikian, bukan berarti Adib tidak ingin kuliah di luar negeri. Tentu ada cita-cita, meski kata dia, lebih sering dipendamnya. Dia merasa, kuliah di luar negeri adalah mimpi yang terlalu tinggi bagi seorang anak desa sepertinya.

Baca juga:Harvard University: Sujud Posisi Terbaik Obati Sakit Punggung

Di Semarang, Adib adalah marbot masjid. Dia tinggal di sebuah masjid dan ikut memakmurkannya dalam beragam giat keagamaan dan sosial.

Namun, dalam beberapa bulan terakhir, dia harus sering bolak balik Semang - Tuban - Semarang, menempuh jarak sekitar 280 km sekali jalan. Ibunya sedang sakit, sehingga dia harus merawatnya. Beruntung sudah ada jalan tol, sehingga jarak tempuh bus makin pendek, berkisar 5 - 6 jam.

Tidak ada salahnya anak desa bermimpi kuliah di luar negeri. Khoirul Adib yakin bahwa rezeki sudah diatur yang Maha Kuasa. Tugasnya berikhtiar mencari jalan, dan saat itu yang terbayang adalah mencari beasiswa.

Gayung bersambut, jalan itu datang dalam bentuk MOSMA. Adib mengaku kali pertama mendengar info MOSMA dari teman-temannya di kampus. Dia lalu mencari informasi di media online, dan mendapati penjelasan bahwa MOSMA merupakan program kerja sama Kementerian Agama dan LPDP (Lembaga Pengelola Dana Pendidikan) yang memberi beasiswa kuliah di luar negeri. MOSMA menjadi bagian dari implementasi program Beasiswa Indonesia Bangkit.

Adib merasa ini menjadi peluang baginya untuk merengkuh asa. Semua proses dilengkapi untuk memastikan dia bisa mendaftar.

"Saya tertarik untuk mempelajari dan mendaftar. Lika-liku perjalanannya saya lalui untuk bisa ikut mendaftar program tersebut," kata Adib dikutip dari laman Kemenag.

"Ini bukan semata tentang mimpi saya, tapi juga harapan orang tua," sambungnya.

Pendaftaran MOSMA dibuka dari 15 Juni - 5 Juli 2023. Total ada 451 pendaftar, memacu Khoirul untuk bersiap menyongsong persaingan. Dari hasil seleksi administrasi, terpilih 192 peserta yang masuk tahap seleksi. Dan, nama Khoirul Adib tercantum dalam pengumumannya.

Adib tergabung dalam kelompok S1 beserta 106 peserta lainnya. Ada 78 peserta untuk jenjang S2, dan 7 mahasiswa untuk jenjang S3.

Tahap wawancara dilakukan secara daring (dalam jaringan), 13 - 14 Juli 2023, memudahkan Adib untuk tetap bisa sambil merawat ibunya. Sebab, dia tidak harus pergi ke Jakarta. Selain aspek psikologis dan akademik, Adib juga harus mempersiapkan kemampuannya berbahasa Inggris karena dia ambil pilihan ke Amerika. (Untuk pilihan ke Timur Tengah, salah satu materi tesnya adalah kemampuan Bahasa Arab).

"Semua tahapan saya lalui dan pada saat pengumuman, 18 Juli 2023, ternyata nama saya dinyatakan lolos untuk bisa mengikuti program MOSMA Student Exchange di kampus ternama Amerika Serikat, Rochester Institute Of Technolgy," ujarnya.

"Berita baik ini disambut oleh keluarga. Orang tua saya bangga melihat anaknya bisa mewujudkan cita-citanya. Terima kasih Menteri Agama Gus Yaqut Cholil Qoumas. Terima kasih KementerianAgama," sambungnya.

Baca juga:Tol Gempol-Pasuruan Jadi Akses Penting Kawasan Industri dan Wisata Pasuruan

Berita bahagia semakin lengkap. Sebab, Khoirul juga lolos seleksi dan menjuarai kompetisi riset teknologi di Korea Selatan. "Alhamdulillah, sebelum ke Amerika, saya bisa ikut kompetisi riset internasional di Korea Selatan. Alhamdulillah, saya mendapat medali perak," ceritanya.

Di tengah rasa bahagia akan prestasi di Korea Selatan dan peluang kuliah di Amerika, Mahasiswa kelahiran 2002 mendapat kabar duka. Ibu yang sangat disayangi dan selama ini dirawat, wafat. Duka makin dalam karena saat itu, Khoirul Adib masih berada di Korea Selatan. Sehingga, dia tidak bisa mengurus jenazah ibunya hingga dimakamkan.

"Namun saya tetap kuat dan harus meneruskan perjuangan ibu, agar bisa menjadi orang bermanfaat untuk semua orang," tekadnya.

*Adib mengenang, bahwa dia sebenarnya juga mendapat tawaran untuk diterima kuliah satu semester di Columbia University, salah satu Ivy League Universities di Amerika Serikat (salah satu universitas top di AS). Tapi tidak sempat menindaklanjuti pendaftaran, karena sampai penutupan, dia harus merawat ibunya yang sakit keras.*

*Ibunya sempat membaik sehingga dia bisa ikut kompetisi riset di Korea Selatan. Tapi Allah sudah menetapkan batas usia sang bunda. Semoga almarhumah senantiasa mendapat limpahan rahmah.*

*"Batal masuk Columbia University, saya alhamdulillah diterima di Rochester Institute of Technology, salah satu universitas bergengsi juga di AS," ucapnya penuh syukur.

Negeri Paman Sam yang selama ini ada di angan, mulai terbayang. Meski hanya 6 bulan, kesempatan kuliah di sana tidak boleh disia-siakan. Adib mencoba mempersiapkan segala sesuatunya, sesuai kemampuannya, sembari menunggu jadwal keberangkatan.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 14 Juli 2024
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:23
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan