LANGIT7.ID, Jakarta - Berjabat tangan atau bersalaman setelah shalat berjamaah merupakan hal yang lumrah bagi masyarakat Indonesia. Lalu adakah landasan hukumnya sesuai sunnah?
Sesama ummat Islam dianjurkan untuk saling berjabat tangan. Hal ini mengacu pada hadist yang
diriwayatkan oleh al-Baihaqy dari Ibnu Abbas: "Berjabat-tanganlah kamu sekalian, karena akan menghilangkan dendam atau dengki dari hatimu sekalian."
Dalam dalam kasus tersebut, Rasulullah menyontohkan untuk hal-hal yang umum, semisal saat bertemu di persimpangan jalan, berkunjung ke rumah saudara, kerabat atau tetangga.
Baca Juga: 6 Ciri-Ciri Orang Lalai dalam Shalat, No 5 Harus WaspadaiSementara untuk perkara shalat, tidak ada dalil khususnya. Kecuali bila shalat telah selesai, jelang jamaah membubarkan diri, meninggalkan masjid. Hadist ini diriwayatkan oleh al-Bukhari dari Abu Juhaifah.
"Rasulullah pergi pada waktu tengah hari ke Batha’ lalu berwudhu kemudian beliau Shalat Dzuhur dua rakaat dan Ashar dua rakaat. Di hadapannya ditancapkan tongkat. Syu'bah berkata dan Aun menambahkan periwayatan yang diterima dari ayahnya Abu Juhaifah. Dia berkata para wanita berlalu di belakang tongkat itu dan orang-orang serentak bangun seusai menunaikan shalat kemudian memegang tangan nabi dan mereka menyapu wajah mereka dengan tangannya. Dan akupun memegang tangan nabi dan aku letakkan di wajahku, aku rasakan tangan beliau lebih dingin dari salju dan lebih wangi dari bau kasturi." (HR. Muslim)
Dari hadist tersebut, jamaah masjid boleh saling bersalaman usai pelaksanaan shalat, setelah hendak meninggalkan masjid. Sementara setelah shalat dianjurkan berdzikir.
Anjuran ini disampaikan langsung oleh Allah dalam Al Quran surah Al Jumu'ah ayat 10, Allah berfirman: "Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia Allah dan berdzikirlah kepada Allah sebanyak-banyak dzikir supaya kamu beruntung."
Begitu juga Rasulullah shallallahu alai wasallam yang berdzikir usai shalat. Dari sahabat tsauban menceritakan: "Biasanya Rasulullah shallallahu alaihi wasallam jika selesai shalat, beliau beristighfar tiga kali, lalu membaca doa: Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroom." (HR Muslim).
Kesimpulannya, usai melaksanakan shalat kita dianjurkan berdzikir bukan bersalaman atau berjabat tangan. Karena itu jangan pula kita mengajak seseorang yang sedang khusyuk berdzikir untuk bersalaman, sehingga menganggu ibadahnya tersebut.
(bal)