Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 25 April 2024
home lifestyle muslim detail berita

El Nino Pengaruhi Kesehatan Jiwa, Stres dan Depresi

tim langit 7 Selasa, 24 Oktober 2023 - 05:00 WIB
El Nino Pengaruhi Kesehatan Jiwa, Stres dan Depresi
ilustrasi
skyscraper (Desktop - langit7.id)
LANGIT7.ID-, Surabaya- - El Nino merupakan fenomena perubahan iklim secara global yang diakibatkan oleh memanasnya suhu permukaan air laut pasifik bagian timur. El Nino akan memicu terjadinya penurunan curah hujan atau menuju kemarau sehingga meningkatkan risiko bencana seperti kebakaran hutan dan kekeringan.

“Bencana tersebut dapat memunculkan masalah pada kesehatan,” ujar Arti Novelia Trisnawati, SH MMB dari Pusat Krisis Kesehatan, dikutip Selasa (24/10/2023).

Masalah yang timbul di antaranya gangguan pelayanan kesehatan, kesehatan jiwa, korban luka penyakit, kardiovaskular, dan penyakit saluran pernafasan.

El Nino juga mempengaruhi perkembangan dan kelangsungan hidup vektor penyakit sehingga meningkatkan risiko penyakit yang mengakibatkan dampak besar pada kesehatan.

“Peningkatan risiko penyakit yang signifikan di antaranya adalah malaria, dengue, diare, dan infeksi saluran pernafasan,” ungkap Arti.

Baca juga: Bekerja Terlalu Keras Bisa Berdampak Fatal pada Kesehatan Jantung

Terdapat pula beberapa peningkatan masalah kesehatan yang terkait dengan perubahan iklim di Indonesia.

Perubahan itu memberikan dampak langsung maupun tidak langsung terhadap kesehatan, khususnya terhadap pola kejadian penyakit. Pertama, menimbulkan penyakit sensitif iklim. Penyebab meningkatnya penyakit sensitif ini terjadi karena adanya kenaikan maupun penurunan curah hujan.

“Hal ini berpengaruh terhadap dinamika populasi vektor dan penularan malaria di Indonesia,” tuturnya.

Selanjutnya, terjadi gangguan pada kesehatan jiwa yang mana fenomena El Nino secara tidak langsung dapat memberikan dampak pada kesehatan jiwa. Berdasarkan penelitian oleh UNESCO, manusia mengalami tekanan emosional karena perubahan iklim.

“Masalah psikologis ini menimbulkan masalah kesehatan jiwa seperti cemas, stres, dan depresi,” ujar anggota IKA UNAIR ini.

Selain itu hal ini juga terkait dengan masalah gizi. Pengaruh El Nino berkaitan dengan malnutrisi melalui adanya variabel antara ketahanan pangan dan akses ke pelayanan kesehatan.

“Penduduk yang terinfeksi penyakit seperti malaria namun disisi lain memiliki ekonomi yang tidak mendukung, maka akan menimbulkan malnutrisi,” terang Arti.
Upaya Mengatasi Dampak El Nino

Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan melalui Pusat Krisis kesehatan melakukan beberapa upaya dalam rangka penurunan risiko krisis kesehatan dalam menghadapi dampak El Nino.

Upaya ini dapat dilakukan dengan cara memperkuat indeks kesehatan masyarakat, memperbaiki kesehatan lingkungan, mengurangi ancaman bahaya, meningkatkan kapasitas sumber daya, serta memperkuat infrastruktur kesehatan agar tahan terhadap ancaman bahaya baik alam, non alam, maupun sosial.

Selain itu, terdapat beberapa upaya adaptasi terhadap perubahan iklim dalam rangka pengendalian dampak kesehatan akibat El Nino. Di antaranya dengan melakukan mitigasi dan kesiapsiagaan dalam menghadapi perubahan iklim.

Upaya adaptasi itu dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi risiko, meningkatkan kapasitas adaptif, memperkuat ketahanan, mengurangi kerentanan melalui peningkatan literasi, dan penerapan teknologi adaptif.

Adapun upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah dengan cara memberikan vaksin rutin, meningkatkan ketahanan sektor farmasi dan alat kesehatan, serta memperkuat ketahanan nasional dan tanggap darurat.

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 25 April 2024
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:14
Maghrib
17:51
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan