Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 22 April 2026
home global news detail berita

Pengungsi Gempa Bawaen Pilih di Tenda Darurat, Gusdurian Peduli Turunkan Relawan

tim langit 7 Senin, 25 Maret 2024 - 07:00 WIB
Pengungsi Gempa Bawaen Pilih di Tenda Darurat, Gusdurian Peduli Turunkan Relawan
Suasana di tenda pengungsian korban gempa bumi di Bawean, Gresik, Jawa Timur.
LANGIT7.ID-, Surabaya- - Gempa berkekuatan M 5,9 dan M 6,5 Jumat (22/3/2024) menjadi salah satu dari empat peristiwa gempa terkuat di Pulau Jawa. Banyaknya gempa susulan menyebabkan kerusakan signifikan, utamanya di Pulau Bawean, yakni di Kecamatan Tambak dan Sangkapura.

Akibatnya, 33.745 jiwa dari dua kecamatan tersebut menjadi pengungsi. Di Kecamatan Tambak saja, 387 rumah rusak berat di kecamatan Tambak, sedangkan 906 rumah rusak sedang dan 1.354 rumah rusak ringan. 25 masjid, 70 musala terdampak, 56 sekolah dan 12 kantor layanan publik terdampak gempa.

Koordinator Gusdurian Peduli, Gus Aak Abdullah Alkudus melaporkan puluhan ribu warga Bawean masih belum berani tinggal di rumah, memilih mengungsi di tenda-tenda darurat yang terbuat dari terpal seadanya.

Baca juga:Aksi Tanggap Bencana, PLN Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa di Bawean

Data sementara menunjukkan, puluan ribuan pengungsi itu terkonsentrasi di beberapa titik lokasi pengungsian di kecamatan Tambak dengan fasilitas pengungsian seadanya, ditambah lagi air sumur keruh dan berwarna kecoklatan.

Dari data yang dihimpun Gusdurian Peduli, para pengungsi di Kecamatan Tambak terdiri dari 6.203 Anak-anak, 8.563 Dewasa dan 2.508 pengungsi lansia.

Sejumlah pihak pada Sabtu (23/4) malam menggelar rapat koordinasi penangan bencana gempa di Pulau Bawean bersama GUSDURian Peduli. Di antaranya PP LPBI NU, PP LAZISNU, PCNU Bawean, Anshor Bawean, Karina keuskupan Surabaya, GUSDURian Gresik, GUSDURian Tuban dan PSMB UPN Veteran Yogyakarta.



Hasilnya, disepakati gerakan bersama, yang diawali hari ahad ini, GUSDURian Peduli dan PCNU Bawean melakukan rekruitmen relawan lokal. "Senin ini sudah akan dilakukan pelatihan relawan untuk melakukan Kaji Cepat atau assesment terhadap kebutuhan penanganan bencana di lokasi gempa," katanya.

Sejumlah lokasi pengungsian, juga belum memiliki fasilitas memadai. Misalnya di Desa Dagangan yang tidak miliki tenda dan toilet memadai, termasuk dapur umum.

Karena itu, lanjut Gus A'ak Tim tanggap bencana di lokasi gempa saat ini memprioritaskan penanganam kebutuhan dasar untuk pengungsi. "Kebutuhan itu di antaranya, dapur umum, sembako, tenda, selimut, tikar/matras, obat-obatan, air minum, lampu untuk tenda, gas LPG dan sarung," katanya merinci.

Secara teknis sebagai pulau kecil, Bawean memiliki tingkat kesulitan tersendiri bagi tim tanggap bencama untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan. Jalur yang menantang membuat kendaraan pengangkut bantuan tak bisa bergerak cepat. “Karena itu, relawan lokal berperan besar membantu penyaluran bantuan, sehingga respon akan lebih cepat dan efektif,” lanjutnya.

Sementara itu, putri bungsu KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inaya Wahid mengajak kepedulian semua pihak, melakukan penanganan serius terhadap gempa Pulau Bawean mengingat dampak yang begitu besar. "Sebagai bagian dari masyarakat, kita harus bahu-membahu sebab ini membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit,” serunya.

GUSDURIan Peduli menyalurkan donasi bencana gempa Bawean, melalui rekening BCA 8610603999 an. Yayasan Jaringan Gusdurian Peduli. Narahubung bisa kontak di nomor ini 0822-5900-6523 atas nama Ridho. GUSDURian Peduli merupakan unit kerja dari Jaringan GUSDURian Indonesia, yang lahir untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan almarhum Gus Dur di ranah kemanusiaan.



(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 22 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)