Arab Saudi Peringatkan Israel Tidak Invasi Kota Rafah
nabilSelasa, 07 Mei 2024 - 14:42 WIB
LANGIT7.ID-, Riyadh- - Arab Saudi telah memperingatkan Israel untuk tidak menginvasi Kota Rafah, bagian selatan Gaza. Pasalnya invasi ini berpotensi menjadi “operasi militer berdarah" dan "sistematis" untuk menyerbu seluruh wilayah Jalur Gaza dan menggusur penduduknya.
Peringatan itu muncul setelah militer Israel memerintahkan puluhan ribu orang di Kota Rafah untuk mulai mengungsi pada Senin pagi, yang menandakan bahwa invasi darat yang telah lama dijanjikan akan segera terjadi.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menyatakan penolakan tegas mereka terhadap pelanggaran terus-menerus oleh pasukan Israel terhadap hukum internasional, yang memperburuk krisis kemanusiaan di wilayah tersebut dan menghambat upaya perdamaian internasional.
Kementerian tersebut juga memperbarui seruan Kerajaan Arab Saudi kepada komunitas internasional untuk segera melakukan intervensi guna menghentikan genosida Israel yang terjadi di wilayah pendudukan Palestina.
Kepala Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mengatakan pada hari Senin bahwa perintah Israel untuk merelokasi warga Palestina dari Rafah tidak manusiawi dan berisiko membuat mereka semakin terancam bahaya dan kesengsaraan. Ia memperingatkan bahwa tindakan seperti itu terkadang dapat dianggap sebagai kejahatan perang.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”