Lionel Messi Kecewa Laga Argentina Vs Brazil Dibubarkan akibat Langgar Prokes
Garry Talentedo KesawaSelasa, 07 September 2021 - 07:47 WIB
Lionel Messi (ketiga kiri) berjalan keluar dari lapangan usai laga kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Amerika Selatan versus Brasil dihentikan di Stadion Arena Corinthians. Foto: Antaranews
LANGIT7.ID, Jakarta - Megabintang sepak bola Lionel Messi kecewa atas keputusan otoritas kesehatan Brazil yang menghentikan laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antaran tuan rumah versus musuh bebuyutannya Argentina. Laga hanya berlangsung lima menit sebelum disetop.
Laga yang digelar di Corinthians Arena, Sao Paolo pada akhir pekan lalu, tiba-tiba digeruduk petugas otoritas kesehatan Barzil yang dikenal dengan Anvisa. Mereka memasuki lapangan untuk mengumumkan pertandingan tidak boleh dilanjutkan karena ada pelanggaran protokol karantina di negara tersebut oleh empat pemain Argentina yang bermain di Liga Inggris.
"Dengarkan saya, kami sudah di sini (di Brazil) selama tiga hari," kata Messi di lapangan yang terekam televisi.
"Apakah mereka menunggu sampai laga ini dimulai? Mengapa mereka tak memperingatkan kita sejak awal?" ungkapnya.
Anvisa mengklaim, empat pemain timnas Argentina, yakni Emiliano Martinez, Cristian Romero, Giovani Lo Celso dan Emiliano Buendia, dua kali melanggar protokol kesehatan. Lo Celso, Romero dan Martinez masukstarting lineup Argentina. Berdasarkan aturan kesehatan di Brazil, mereka yang datang dari Inggris memasuki Brazil harus dikarantina selama 14 hari setelah kedatangan.
Anvisa menuduh keempat pemain Argentina itu memberikan informasi palsu mengenai formulir kesehatan mereka. Keempatnya pun dianggap Anvisa menganggap kehadiran mereka di Brazil membawa risiko kesehatan yang serius dan mewajibkan keempatnya segera dikarantina. (Sumber: Antaranews)
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”