LANGIT7.ID, Jakarta - Kehidupan pasti disertai ujian dan cobaan, tak jarang ia membuat hati galau. Apalagi jika seseorang dihantui utang. Da’i kondang sekaligus pendiri Quantum Akhyar Institute, Ustadz Adi Hidayat (UAH), mengajarkan doa anti galau dan pelunas utang yang bersumber dari hadits Rasulullah SAW.
Tak jarang seseorang menemui situasi yang menimbulkan kegalauan hati. Demikian pula seseorang menemui situasi penuh kesulitan, seperti terlilit utang.
UAH menyebut, Rasulullah SAW sudah mengetahui masalah-masalah seperti itu akan menimpa umatnya. Maka itu, Nabi SAW memberikan tuntunan doa untuk siapa saja yang mengalami kondisi tersebut.
"Menariknya, telah diisyaratkan oleh Nabi SAW dan diberikan tuntunan doa terbaik mendekat kepada Allah Ta’ala,” ucap UAH melalui akun youtube Adi Hidayat Official, dikutip Selasa (7/9/2021).
Dalam sebuah riwayat diceritakan, Anas bin Malik sebagai asisten terdekat Rasulullah SAW sering mendengar beliau berdoa meminta perlindungan dari rasa galau, sedih, hingga terlepas dari jerat utang. Berikut doanya:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ، وَقَهْرِ الرِّجَالِAllâhumma innî a‘ûdzu bika minal hammi wal hazan. Wa a‘ûdzu bika minal ‘ajzi wal kasal. Wa a‘ûdzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a‘ûdzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijâl
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang.”
Tentu doa dalam rangka memohon pertolongan Allah harus selalu diiringi dengan ikhtiar. Doa ini bisa dibaca saat menghadapi berbagai masalah kehidupan. Juga bisa juga dibaca rutin agar menjadi benteng dari berbagai masalah-masalah kehidupan.
(jqf)