Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 23 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Kewajiban Seorang Muslim Mencintai Zuriah Rasulullah SAW

Muhajirin Rabu, 08 September 2021 - 16:10 WIB
Kewajiban Seorang Muslim Mencintai Zuriah Rasulullah SAW
Habib Ali Al Jufri dan Habib Umar bin Hafidz, dua habib paling yang paling banyak dikenal umat Islam hari ini (foto: istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Sayyid, Syarif atau Habaib memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Indonesia. Keistimewaannya bukan hanya saat mereka menjadi ulama. Namun juga karena nasabnya yang bersambung hingga ke manusia paling mulia sepanjang masa, Nabi Muhammad SAW.

Perlakuan umat Islam kepada para Habib, didasari atas kewajiban mencintai zuriah atau keturunan Rasulullah SAW. Bahkan, mencintai zuriah Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu konsekuensi keimanan kepada Rasulullah SAW.

Baca Juga: Sejarah Zuriah Rasulullah Melebur Menjadi Pribumi Nusantara

Imam Al-Hakim dan Al-Nasa’i meriwayatkan hadits dari Ibnu Rabi’ah bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Demi Allah! Imam tidak akan masuk ke dalam hati seseorang, sehingga mereka mencintai kalian (keluarga nabi SAW) karena Allah Ta’ala dan kerabatku.”

Selain itu, seorang pencinta akan selalu mencintai apa pun yang dicintai oleh orang yang dicintainya. Pencinta akan selalu menaati orang yang dicinta. Maka ketika Rasulullah SAW mencintai keluarga beliau, orang yang mengaku mencintai Nabi wajib mencintai keluargannya atas dasar kecintaan kepada beliau sendiri.

Baca Juga: Asal Muasal Para Habaib Zuriah Rasulullah Sampai ke Indonesia

Imam Ibnu Katsir saat menafsirkan surah Asy-Syura ayat 23 mengatakan, mencintai dan menyayangi keluarga Nabi SAW dengan memuliakan, menghormati, dan berbuat baik terhadap mereka. Hal itu karena mereka merupakan keturunan suci yang dilahirkan di dalam rumah paling mulia di muka bumi. Terlebih mereka yang selalu konsisten mengikuti sunah-sunah Rasulullah SAW.

Selain itu, Allah Ta’ala berfirman dalam surah Al-Ahzab ayat 33, “Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari kamu, wahai ahlulbait, dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.”

Oleh karena itu, seorang mukmin harus mencintai dan menghormati zuriah Nabi Muhammad SAW tanpa banyak alasan dan syarat. Mencintai mereka merupakan manifestasi kecintaan terhadap Nabi SAW.

Para ulama pun telah sepakat bahwa mencintai, memuliakan, dan menghormati keluarga nabi hukumnya wajib bagi setiap muslim.

Imam Al-Baghawi mengatakan, sesungguhnya, mencintai Nabi SAW dan kerabat beliau merupakan bagian dari kewajiban agama.

Sementara Imam Qurthubi mengatakan, kewajiban memuliakan keluarga Nabi SAW, berbuat baik kepada mereka, menghormati mereka, dan mencintai mereka merupakan kewajiban yang amat ditekankan dan tiada alasan apa pun siapapun untuk menyelesihinya.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 23 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)