LANGIT7.ID-, Jakarta- - Hasad atau dengki adalah penyakit hati yang timbul akibat melihat kelebihan yang dimiliki orang lain. Kata hasad disebutkan dalam Al-Qur'an di surah An-Nisa ayat 54 yang berbunyi,
اَمْ يَحْسُدُوْنَ النَّاسَ عَلٰى مَآ اٰتٰىهُمُ اللّٰهُ مِنْ فَضْلِهٖۚ
Artinya: Ataukah mereka dengki kepada manusia (Muhammad) karena karunia yang telah diberikan Allah kepadanya?
Rasulullah SAW menyebut dengan gamblang untuk menghindari penyakit hati ini:
اِياَّ كُم وَالحَسَدَ فَاِنَّ الْحَسَدَ يَاْ كُلُ الْحَسَنَاتِ كَمَا تَاْ كُلُ النَّارُ الحَطَبَ
Artinya: ”Jauhkanlah dirimu dari hasad karena sesungguhnya hasud itu memakan kebaikan-kebaikan sebagaimana api memakan kayu-bakar.” (HR. Abu Dawud).
Baca juga:
Mengenal Ustadz Nuzul Dzikri yang Dikabarkan Menikah dengan Laudya Cynthia BellaDi era digital yang semua serba terkoneksi ini, media sosial seperti sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Setiap momen dan kenangan hingga berkomunikasi dilakukan di media sosial.
Kemudahan ini bisa menjadi bumerang di mana orang merasa perlu berbagi kebahagiaan atau bahkan memamerkan diri namun berbuah hasad dari orang lain. Lalu, apa yang harus dilakukan bila kita terkena hasad di media sosial?
Pendakwah Muhammad Nuzul Dzikri menegaskan cara yang paling efektif mengatasi hasad yaitu dengan tauhid.
"Solusinya adalah memperkuat kedekatan kita dengan Allah dan kembali kepada Allah dan mentauhidkan Allah SWT," kata pendakwah kelahiran 1983 ini lewat kanal Youtube miliknya, Muhammad Nuzul Dzikri.
Ustaz yang tengah menjadi perbincangan publik karena kabar pernikahannya dengan artis cantik Laudya Cynthia Bella ini kemudian mengutip penggalan surah Al-Furqan ayat 20 tentang ujian kesabaran.
وَجَعَلْنَا بَعْضَكُمْ لِبَعْضٍ فِتْنَةًۗ
Artinya: Kami menjadikan sebagian kamu sebagai cobaan bagi sebagian yang lain..
Baca juga:
Terlanjur Viral, Kabar Pernikahan Laudya Cynthia Bella dan Ustadz Nuzul Dzikri HoaksMenurut Ustaz Nuzul Dzikri, hasad dari seseorang itu adalah pesan ujian kesabaran. Pendakwah lulusan Imam Muhammad bin Su'ud University ini meminta agar jangan salah membaca pesan tersebut.
"Jadi ketika ada orang yang hasad pada kita, itu pesannya ujian. Anda sabar nggak ngehadapin dia? Itu ujian kesabaran. Jadi jangan sampai kita nggak tahu pesannya. Jadi yang bahaya itu adalah ketika kita salah dalam membaca pesan," terangnya.
Resep untuk sabar dalam mengatasi hasad dari kawan lewat sosial media adalah dengan mengenal Sang Pencipta, yaitu Allah SWT.
"Ingat jangan fokus ke orang yang nyenggol (di media sosial). Fokuslah kepada Allah yang senantiasa melihat kita dan bagaimana kita merespons orang tersebut," tekan dai bermanhaj salaf ini.
"Apakah kita merespons dengan sabar atau meresponsnya dengan hawa nafsu. Otomatis kalau kita alihkan fokus kita dari orang yang nyenggol ke Allah SWT, pasti bisa merespons dengan sabar. Pasti bisa, Insya Allah," tambahnya.
Sebab, lanjut Ustaz Nuzul Dzikri, saat fokus diubah dari makhluk ke Allah SWT maka melahirkan ketenangan. Seperti disebut dalam kitab suci Al-Qur'an surah Ar-Raad ayat 28.
ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ ٱللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ ٱللَّهِ تَطْمَئِنُّ ٱلْقُلُوبُ
Artinya: (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram.
(ori)