LANGIT7.ID-, Jakarta - - Wanita yang sedang haid dan nifas di sepuluh hari terakhir
Ramadhan masih memiliki peluang besar untuk tetap mendapatkan pahala
Lailatul Qadar. Begini penjelasan Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri.
Sepuluh hari terakhir Ramadhan menjadi momen yang paling ditunggu umat Muslim, sebab diantaranya terdapat
malam Lailatul Qadar yaitu malam mulia di bulan Ramadhan yang lebih baik dari 1000 bulan. Pada Ramadhan tahun ini, 10 malam terakhir jatuh pada 10-20 Maret 2026.
Umat muslim berlomba-lomba dalam ibadah di waktu tersebut dengan melakukan i'tikaf di masjid, shalat malam. membaca AlQuran, berdoa dan berdzikir, serta sedekah. Semua dilakukan demi meraih keberkahan dan pahala Lailatul Qadr.
Namun bagaimana dengan wanita yang sedang haid dan nifas, mereka tidak boleh shalat dan berpuasa, apakah masih ada kesempatan untuk meraih Lailatul Qadar?
"Peluang (mendapat pahala Lailatul Qadar) itu terbuka lebar, yang terpenting mereka mengetahui ilmunya," kata Ustaz.
Ustaz Nuzul Dzikri menyampaikan beberapa hal yang bisa dilakukan wanita haid dan nifas demi mendapat Lailatul Qadar:
1. SedihKesedihan secara spontanitas dan natural yang lahir dari iman karena tidak bisa puasa dan shalat di 10 hari terakhir Ramadhan. itu menjadi kekuatan bagi wanita haid mendapatkan Lailatul Qadr.
Di masa Nabi di perang Tabuk ada sahabat-sahabat yang ingin sekali ikut berperang namun tidak bisa karena alasan syar'i. Lalu mereka pulang ke rumah dalam keadaan sedih sekali dan kemudian Nabi SAW berkata di depan pasukan:
"Tidaklah kita melangkah melalui seluruh jalan-jalan ini kecuali di sisi Allah mereka bersama kita mereka mendapatkn pahala kita karena mereka tidak ikut berjuang karena kendala syar'i" (HR Ibnu Majah)
"Bukankah haid kendala syar'i maka mereka mendapat pahala kita karena kendala syar'i. Bukankah haid kendala syari lalu kita sedih secara spontan, itu tanda iman kita aktif dan itu yag membuat seorang Wanita haid mendapat pahala orang-orang yang beribadah secara maksimal. Insya Allah dapat pahala Lailatul Qadr," jelas Ustaz Nuzul Dzikri.
2. Niatkan ibadah terbaik di sepuluh hari terakhirNabi SAW bersabda,
"Barangsiapa mengharapkan mati syahid dengan jujur (sungguh-sungguh), maka Allah akan mengangkatnya sampai ke derajat para syuhada' meski ia meninggal dunia di atas tempat tidur." (HR. Muslim: 1909)
Bagi setiap wanita haid yang meminta Lailatul Qadr dari lubuk hati paling dalam maka Allah aKan beri dia pahal Lailatul Qadr secara utuh, walapun dia full mengalami haid dan nifas di 10 hari terakhir Ramadhan.
3. Niatkan saat kita tidak shalat dan tidak puasa dalam rangka beribadah kepada AllahAllah SWT berfirman dalam AlQuran Surat Adz-Dzariyat ayat 56: "Tidaklah menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku."
"Makna ibadah, ibadah bukan hanya mengerajakan perintah tapi ibadah juga saat kita menjauhi larangan-Nya. Saat haid dan nifas tidak menjalani puasa dan shalat karana menjalankan aturan Allah, maka ia mendapatkan pahala ibadah," jelas Ustaz Nuzul Dzikri.
4. Membaca AlQuranNamun Ustaz Nuzul Dzikri mengingatakn, jangan menyentuh langsung mushaf, bisa gunakan sarung tangan asalkan tidak langsung menyentuh mushaf. Atau bisa juga menggunakan handphone.
Dianjurkan untuk membaca AlQuran minimum 100 ayat setiap malam. Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Siapa yang membaca 100 ayat pada suatu malam dituliskan baginya pahala shalat sepanjang malam" (HR. Ahmad, disahihkan dalam Shahih Al Jami' no. 6468).
5. BerdzikirAmalan lainnya yang bisa dilakukan yaitu berdasarkan kesepakatan para ulama, kita bebas berdzikir walaupun sedang haid.
"Perbanyak baca tasbih, tahmid perbanyak alhamdulilah dan baca dua ayat terakhir surah Al-Baqarah. Ini akan mencukupkannya dari ibadah semalam suntuk," ungkap Ustaz.
6. BerdoaBagi wanita haid atau nifas bisa memperbanyak doa, walaupun secara kuantitas ibadah kita tidak sebanyak saudara yang suci. Berdoa yang dimaksud dalam konteks ini yaitu secara jujur meminta Lailatul Qadar.
"Minta secara jujur agar mendapat Lailatul Qadar, kalau jujur kita akan mendapatkan itu semua," imbuhnya.
7. BersabarSabar, meski sakit karena haid itu luar biasa.
Allah SWT berfirman dalam AlQuran surah Az-Zumar ayat 10:
"Sesungguhnya orang-orang yang bersabar akan disempurnakan pahalanya tanpa batas (tanpa hisab) di akhirat."
Jadi barang siapa yang merasakan sakit luar bis, Allah minta beribadah yang pertama sabar. Lalu berikutnya adalah ridha pada takdir Allah.
"Barang siapa yang ridho akan mendapat ridho dan barang siapa yang tidak ridho mendapat murka Allah," jelasnya.
8. Memberi makan kepada orang yang berpuasaSetiap orang hendaknya beramal sesuai dengan kondisi masing-masing. Kerjakan yang bisa kamu lakukan.
"Semua ibadah bisa dilakukan, kecuali shalat dan puasa. Maka perbanyak ibadah, insya Allah kita akan mendpaat Lailatul Qadar," tutup Ustaz Nuzul Dzikri.
(lsi)