Wanita yang sedang haid ataupun nifas masih bisa meraih pahala di sepuluh hari terakhir Ramadhan, salah satunya dengan melakukan dzikir dan berdoa dengan jujur kepada Allah SWT. Ada tata caranya, sebagai berikut.
Wanita yang sedang haid dan nifas di sepuluh hari terakhir Ramadhan masih memiliki peluang besar untuk tetap mendapatkan pahala Lailatul Qadar. Begini penjelasan Ustaz Muhammad Nuzul Dzikri.
Di sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan memiliki keistimewaan terbesar yang disebut lailatul qadar yaitu malam diturunkannya AlQuran. Malam tersebut istimewa karena ia lebih baik dibandingkan 1.000 bulan.
Wanita yang berhalangan menjalani puasa Ramadhan karena haid dan nifas, tentunya tidak ingin kehilangan momen di mana Allah SWT akan melipatgandakan pahala ibadah di bulan suci ini.
Wanita hamil dan menyusui termasuk yang diperbolehkan untuk tidak menjalani puasa Ramadhan, apabila khawatir pada bayi maupun dirinya sendiri. Lalu, bagaimana perempuan hamil dan menyusui mengganti puasa Ramadhan?
Wanita yang tidak berpuasa di bulan Ramadhan karena haid, wajib mengganti utang puasa tersebut di kemudian hari. Muncul pertanyaan, apakah boleh mengganti utang puasa karena haid dengan membayar fidyah?
Wanita yang sedang haid tidak diperbolehkan menjalani ibadah puasa Ramadhan dan juga shalat. Lalu bagaimana hukumnya dengan membaca Al-Quran bagi wanita haid dan ibadah apa saja yang bisa dilakukan selama Ramadhan?
Wanita yang sedang haid dalam ilmu fikih tidak boleh menjalani puasa dan shalat tapi mereka wajib melunasi hutang puasanya (qadha), namun tidak dengan shalat yang dia tinggalkan. Ini penjelasannya.
Menjalani puasa Ramadhan tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tapi juga mengendalikan hawa nafsu termasuk dalam hubungan suami istri. Meski begitu, bermesraan dengan pasangan dibolehkan asalkan... Yuk simak penjelasannya.
Bagi seorang wanita yang akan berpuasa di bulan Ramadhan, memiliki beberapa persyaratan diantaranya syarat suci dari haid dan nifas. Di sisi lain, muncul pertanyaan apakah diperbolehkan mengonsumsi obat penghalang haid demi bisa menjalani pusa satu bulan penuh?