LANGIT7.ID-, Jakarta - - Menjalani puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Teruntuk
pasangan, harus mampu mengendalikan nafsu dalam hal berhubungan suami istri.
Tapi bukan berarti selama
Ramadhan tidak boleh bermesraan dengan pasangan, hanya saja ada batasannya.
Batasan yang dimaksud yaitu tidak melakukan hubungan
suami istri di siang hari selama bulan Ramadan, karena jelas hukumnya haram.
Dalam buku Fiqih Sunnah 2 karya Sayyid Sabiq disebutkan bahwa para ulama sepakat bahwa salah satu hal yang membatalkan puasa adalah jima' (hubungan suami istri) yang dilakukan saat berpuasa.
Mesra dalam hubungan suami istri menjadi salah satu kunci hubungan bisa langgeng, harmonis, dan menjauhkan dari pertengkaran. Ada banyak cara untuk bisa mesra dengan pasangan, tidak melulu hal-hal yang menjurus ke arah seks apalagi kita tahu di bulan Ramadhan ada batasan-batasannya.
Hukum Bermesraan di Bulan Ramadhan1. BolehSuami istri diperbolehkan bermesraan saat berpuasa selama tidak disertai dengan syahwat. Contohnya adalah suami mencium kening istri, istri mencium tangan suami, atau berpelukan semata-mata sebagai bentuk kasih sayang.
Hal ini sebagaimana disebutkan dalam suatu hadits, dari Aisyah RA, ia berkata, "Rasulullah SAW pernah menciumku padahal beliau dalam keadaan puasa. Beliau pun pernah menggauliku padahal beliau dalam keadaan puasa. Akan tetapi beliau adalah orang yang paling mampu mengendalikan dirinya." (HR Muslim).
2. MakruhAda pandangan ulama lainnya menyatakan bahwa bermesraan antara suami istri saat berpuasa hukumnya makruh, bahkan bisa menjadi haram jika dilakukan dengan syahwat hingga berujung pada jima' atau hubungan seksual.
Pendapat tersebut berlandaskan pada prinsip berpuasa bahwa umat Islam tidak hanya diwajibkan menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan nafsu syahwat yang dapat mengarah pada hubungan intim.
Perlu diingat, meskipun ada riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah bermesraan dengan Sayyidah Aisyah RA saat berpuasa, beliau tetap mampu mengendalikan diri agar tidak melewati batas.
Mesra dengan Pasangan yang Dianjurkan Saat RamadhanUstadz Maulana menggambarkan bahwa kemesraan suami istri di rumah selama Ramadhan bisa dilakukan dengan banyak cara seperti shalat berjamaah di rumah. Jika di hari lain Anda terlalu sibuk di luar rumah, maka selama Ramadhan sebaiknya luangkan waktu untuk bisa shalat bersama pasangan.
"Bermesraan bisa shalat berjamaah. Untuk laki-laki beruntung sekali bisa shalat berjamaah tiga kali; shalat berjamaah di masjid, pulangnya shalat bersama pasangan, dan shalat sendiri tengah malam," kata Ustadz Maulana melansir tayangan Youtube Islam Itu Indah, Jumat (20/2/2026).
Selain shalat berjamaah, mesra dengan pasangan bisa dengan membaca AlQuran bersama. "Saling mendengarkan, saling menegur bacaan, trus saingan, kamu sudah juz berapa, itu luar biasa," tambahnya.
Bermesraan harus dilakukan untuk saling mengungatkan, kebersamaa,n dan saling mendukung ibadahnya. Ustadz Maulana menyarankan, sebagai pasangan bisa saling mengingatkan seperti membangunkan suami untuk sholat malam atau sebaliknya, dan ataupun sang suami menemani istri menyiapkan sajian buka dan sahur.
"Ramadhan jangan jadi penghalang kemesraan, justru dengan adanya dengan ibadah Ramadhan yang membuat kemesraan makin terjalin, shalat tarawih, waktu milik bersama, tadabur Quran. Ada banyak yang bisa dilakukan bersma pasangan," imbuhnya.
Lalu bagaimana dengan melakukan hubungan suami istri di bulan Ramadhan?
"Bukan berarti tidak bisa melakukan berhubungan suami istri, bagusnya di bulan Ramadhan (melakukan hubungan suami istri) di malam harinya," kata Ustadz Maulana.
Baca juga: Siapa yang Boleh Tidak Berpuasa & Hukum Konsumsi Obat Penghalang Haid Saat Ramadhan(lsi)