LANGIT7.ID-, Jakarta - - Wanita yang sedang haid ataupun nifas masih bisa meraih pahala di sepuluh hari terakhir
Ramadhan, salah satunya dengan melakukan dzikir dan berdoa dengan jujur kepada Allah SWT. Ada tata caranya, sebagai berikut.
Umat muslim berlomba-lomba dalam ibadah di waktu tersebut dengan melakukan i'tikaf di masjid, shalat malam. membaca AlQuran, berdoa dan berdzikir, serta sedekah. Semua dilakukan demi meraih keberkahan dan pahala
Lailatul Qadar.
Namun bagaimana dengan wanita haid dan nifas yang tidak boleh shalat dan berpuasa, jangan berkecil hati, masih ada kesempatan untuk
meraih Lailatul Qadar.
Berikut adalah beberapa tata cara berdzikir dan berdoa yang dianjurkan saat masa haid, menurut ulama dan panduan dari Imam Ghazali:
1. Dilakukan pada waktu mustajabSebaiknya memilih waktu-waktu mustajab seperti hari Jumat, malam Lailatul Qadar, atau sepertiga malam terakhir.
2. Dilakukan dengan khusyukMeski dalam kondisi haid, penting untuk melaksanakan dzikir dengan penuh kekhusyukan, seperti setelah salat atau di waktu luang.
3. Menghadap kiblatSaat berdoa, lebih baik menghadap kiblat sebagai bentuk penghormatan.
4. Dimulai dengan pujian kepada Allah SWTBacalah pujian kepada Allah dan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW sebelum berdoa.
5. Membaca syahadat dan memohon ampunanAwali dzikir dengan syahadat dan mohon ampun atas dosa yang diperbuat.
6. Berdoa dengan rendah hatiDalam berdoa, bersikap rendah diri, menggunakan bahasa yang lembut dan penuh pengharapan.
7. Tidak berputus asaYakinlah bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa, meskipun membutuhkan waktu.
8. Berdoa untuk orang lainSetelah berdoa untuk diri sendiri, lanjutkan dengan doa untuk orang lain sebagai bentuk kepedulian.
9. Gunakan asmaul husnaBerdoa dengan menyebut nama-nama Allah yang indah (asmaul husna) dapat memperbesar harapan agar doa dikabulkan.
10. Tetap menjaga kebersihanMeski haid, penting menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan.
Selain penting untuk mengetahui tata cara berdzikir dan berdoa saat Haid, penting juga memahami beberapa bacaan dzikir yang dianjurkan untuk memperbesar peluang terkabulnya doa:
1. Hauqalah:لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ
Artinya: "Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah."
2. Sayyidul Istighfar: اسْتَطَعْتُ. أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ. أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ. وَأَبُوْءُ بِذَنْبِيْ. فَاغْفِرْ لِيْ فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ
Artinya: "Hai Tuhanku, Engkau Tuhanku. Tiada Tuhan yang disembah selain Engkau. Engkau yang menciptakan. Aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perintah iman sesuai perjanjian-Mu sebatas kemampuanku. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan yang kuperbuat. Kepada-Mu, aku mengakui segala nikmat-Mu padaku. Aku mengakui dosaku. Maka itu ampunilah dosaku. Sungguh tiada yang mengampuni dosa selain Engkau."
3. Tasbih:سُبْحَانَ الله وَالْحَمْدُ لله وَلاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهَ وَاللَّهُ أَكْبَرُ
Artinya: "Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Mahabesar."
4. Tahlil:لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah."
Demikian mengenai dzikir dan doa yang bisa dilakukan wanita haid dan nifas di sepuluh hari terakhir Ramadhan, demi meraih pahala Lailatul Qadar.
"Semua ibadah bisa dilakukan, kecuali shalat dan puasa. Maka perbanyak ibadah, insya Allah kita akan mendpaat Lailatul Qadar," kata Ustaz Nuzul Dzikri.
(lsi)