LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam sebuah ceramah yang inspiratif, Ustadz Adi Hidayat mengungkapkan keistimewaan luar biasa yang dimiliki oleh para penghafal Al-Qur'an. Beliau menjelaskan bahwa penghafal Al-Qur'an akan mendapatkan kemuliaan khusus di akhirat, termasuk mahkota kehormatan dan jubah kemuliaan.
"Penghafal Quran akan masuk surga, diberikan mahkota. Tafsirnya di At-Tirmidhi nomor hadis 2915," ungkap Ustadz Adi Hidayat, dikutip Selasa (30/7/2024).
Beliau menambahkan bahwa setiap penghafal Al-Qur'an akan naik ke tingkat surga yang paling tinggi sesuai dengan bacaan Al-Qur'an yang biasa mereka baca di dunia.
Baca Juga:
Rahasia Melipatgandakan Pahala Membaca Al-Quran: Wawasan Menarik dari Ilmu ArudhYang lebih menakjubkan, kemuliaan ini tidak hanya berdampak pada si penghafal Al-Qur'an sendiri, tetapi juga merambat kepada keluarga dan orang-orang terdekatnya. Ustadz Adi menyebutkan bahwa seorang penghafal Al-Qur'an akan dapat menggandeng orang tua, pasangan, dan keturunannya masuk ke dalam surga.
Dalam ceramahnya, Ustadz Adi juga menceritakan kisah inspiratif seorang anak tunanetra yang bertekad menghafal Al-Qur'an. Meskipun memiliki keterbatasan, anak tersebut berhasil menghafal Al-Qur'an dengan bantuan ayahnya yang setia mengantar dan membimbingnya.
"Saya menghafal Quran untuk mencari bekal bagi saya pulang. Saat saya menghadap kepada Allah sendirian, tangan saya bergetar, kaki saya bergetar," kata Ustadz Adi menirukan perkataan anak tersebut.
Selain membahas tentang keutamaan menghafal Al-Qur'an, Ustadz Adi juga menekankan pentingnya berinfaq. Beliau menjelaskan bahwa infaq tidak harus berupa uang, tetapi bisa dalam bentuk makanan, pakaian, atau apapun yang bermanfaat bagi orang lain.
"Infaq paling minimal 700 kali lipat pahalanya," tegas Ustadz Adi, merujuk pada Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 261.
Ceramah Ustadz Adi Hidayat ini menjadi pengingat bagi umat Muslim untuk terus meningkatkan kualitas ibadah, terutama dalam menghafal Al-Qur'an dan berinfaq. Beliau mengajak para pendengarnya untuk mempersiapkan bekal terbaik untuk kehidupan akhirat, sambil tetap menjalani kehidupan dunia dengan seimbang.
(lam)