Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 09 Mei 2026
home global news detail berita

Politisi Garis Keras Israel Ben-Gvir Kembali Serukan Doa di Kompleks Masjid Al-Aqsa

nabil Selasa, 27 Agustus 2024 - 08:36 WIB
Politisi Garis Keras Israel Ben-Gvir Kembali Serukan Doa di Kompleks Masjid Al-Aqsa
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Menteri Keamanan Israel yang berhaluan keras, Itamar Ben-Gvir, kembali menyerukan agar umat Yahudi diizinkan berdoa di Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Pernyataan ini menuai kritik tajam karena dianggap memperkeruh ketegangan saat negosiator gencatan senjata berupaya mencapai kesepakatan untuk menghentikan pertempuran di Gaza.

"Kebijakan di Bukit Bait Suci memperbolehkan berdoa di sana. Titik," kata Ben-Gvir kepada pewawancara Radio Tentara. "Perdana Menteri tahu ketika saya bergabung dengan pemerintah tidak akan ada diskriminasi. Muslim diizinkan berdoa dan orang Yahudi tidak diizinkan berdoa?"

Baca juga: Operasi Bantuan PBB di Gaza Terhenti Setelah Perintah Evakuasi Israel

Ketika ditanya apakah dia akan membangun sinagoga di situs tersebut jika bisa, Ben-Gvir menjawab "Ya, Ya."

Kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu segera mengeluarkan pernyataan yang menegaskan kembali posisi resmi Israel. Mereka menerima aturan yang sudah berlaku selama puluhan tahun yang membatasi doa non-Muslim di kompleks masjid, yang dikenal sebagai Bukit Bait Suci bagi umat Yahudi yang menghormatinya sebagai lokasi dua kuil kuno.

"Tidak ada perubahan pada status quo di Bukit Bait Suci," kata kantor Netanyahu.

Kompleks perbukitan di Kota Tua Yerusalem ini merupakan salah satu lokasi paling sensitif di Timur Tengah. Tempat ini suci bagi umat Islam dan Yahudi, serta sering menjadi pemicu konflik berulang.

Nabil Abu Rudeineh, juru bicara Presiden Palestina Mahmoud Abbas, mengatakan seruan untuk mengubah status Al-Aqsa tampaknya bertujuan "menyeret kawasan ke dalam perang agama yang akan membakar semua orang."

Kementerian Luar Negeri Yordania, penjaga situs suci Islam di Yerusalem termasuk Masjid Al Aqsa, menyatakan pernyataan Ben-Gvir dianggap "pelanggaran hukum internasional dan provokasi yang tidak dapat diterima yang memerlukan sikap internasional yang jelas untuk mengecam dan menghadapinya."

Ben-Gvir, pemimpin salah satu dari dua partai nasionalis-religius garis keras dalam koalisi Netanyahu, memiliki catatan panjang membuat pernyataan provokatif yang diapresiasi oleh pendukungnya sendiri, namun bertentangan dengan garis resmi pemerintah.

Komentar pada hari Senin dikecam oleh beberapa rekan kabinetnya sendiri. Namun, ketergantungan Netanyahu pada dukungan partai Ben-Gvir untuk mempertahankan koalisi sayap kanannya berarti menteri tersebut kecil kemungkinan akan dipecat atau menghadapi hukuman signifikan.

Berdasarkan pengaturan "status quo" yang sensitif selama puluhan tahun dengan otoritas Muslim, Israel mengizinkan orang Yahudi untuk berkunjung tetapi tidak berdoa. Situs ini menjadi pusat konflik Israel-Palestina, dan usulan bahwa Israel akan mengubah aturan tentang ibadah keagamaan di sana telah menyebabkan kekerasan di masa lalu.

Menteri Pendidikan Yoav Kisch mengatakan setiap perubahan status quo di masjid, terutama di masa perang, harus dilakukan "secara profesional di kabinet bersama dengan pemeriksaan semua makna dan konsekuensinya."

"Pernyataan Menteri Ben Gvir yang tidak bertanggung jawab di media tentang masalah ini adalah populisme yang tidak perlu dan bodoh," katanya dalam pernyataan di X.

Komentar pada hari Senin muncul kurang dari dua minggu setelah Ben-Gvir memicu kemarahan dengan mengunjungi kompleks tersebut bersama ratusan pendukungnya, banyak di antaranya tampak berdoa secara terbuka dengan melanggar aturan status quo.

Dengan negosiator yang berupaya mencapai kesepakatan untuk menghentikan pertempuran di Gaza dan membawa kembali 109 sandera Israel dan asing, serta ketegangan yang tinggi dengan gerakan Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon selatan, komentar Ben-Gvir dikritik karena melemahkan posisi Israel.

"Menantang status quo di Bukit Bait Suci adalah tindakan berbahaya, tidak perlu, dan tidak bertanggung jawab. Tindakan Ben-Gvir membahayakan negara Israel dan status internasionalnya," kata Menteri Pertahanan Yoav Gallant, yang telah berulang kali bentrok dengan Ben-Gvir, dalam pernyataan di X.

Ben-Gvir juga dikritik oleh beberapa orang Yahudi Ortodoks, yang menganggap situs tersebut terlalu suci untuk dimasuki orang Yahudi.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 09 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)