LANGIT7.ID-, Jakarta- - Dalam kehidupan sehari-hari, umat Muslim kerap menghadapi situasi yang memerlukan pertimbangan bijak dalam beribadah. Salah satunya adalah ketika sedang melaksanakan shalat sunnah di masjid dan tiba-tiba terdengar iqamah. Haruskah shalat sunnah tersebut dilanjutkan atau sebaiknya dibatalkan? Ustaz Adi Hidayat, seorang ulama terkemuka, memberikan pencerahan mengenai masalah ini.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, kunci utama dalam menghadapi situasi ini adalah memahami konsep fiqih prioritas. Beliau menekankan pentingnya membandingkan hukum antara shalat yang sedang dikerjakan dengan shalat wajib yang akan dimulai.
"Dalam kasus ini, kita perlu melihat dari sudut pandang fiqih prioritas dan membandingkan hukumnya," ujar Ustaz Adi Hidayat dalam ceramahnya dikutip Selasa (27/8/2024).
Ustaz Adi Hidayat memberikan contoh konkret: jika seseorang sedang melaksanakan shalat sunnah qobliyah subuh ketika iqamah dikumandangkan, maka lebih baik membatalkan shalat sunnah tersebut dan bergabung dengan jamaah untuk shalat subuh yang wajib. Alasannya sederhana: shalat wajib memiliki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan shalat sunnah.
Namun, Ustaz Adi Hidayat juga memberikan kabar gembira bagi mereka yang terpaksa membatalkan shalat sunnahnya. Beliau menjelaskan bahwa pahala sudah mulai dihitung sejak seseorang memulai niat dan gerakan shalat sunnah tersebut.
"Begitu Anda memulai, pahala sudah diberikan. Ini berlaku tidak hanya dalam shalat, tetapi juga dalam amalan-amalan lainnya," terang Ustaz Adi Hidayat.
Lebih lanjut, beliau mengaitkan konsep ini dengan sebuah hadits Rasulullah SAW tentang orang-orang yang tidak bisa ikut berjihad karena sakit, namun tetap mendapatkan pahala jihad karena niat dan keinginan mereka yang tulus. Para ulama kemudian menganalogikan hadits ini dengan berbagai situasi ibadah lainnya.
Ustaz Adi Hidayat menambahkan bahwa bagi mereka yang terbiasa melakukan shalat sunnah secara rutin namun terhalang karena alasan yang dibenarkan (seperti perjalanan jauh), tetap akan mendapatkan pahala seolah-olah mereka melakukannya.
Namun, beliau juga memberikan catatan penting "Perlu diingat, ketentuan ini hanya berlaku bagi mereka yang sudah terbiasa melakukan shalat sunnah secara konsisten. Bagi yang tidak terbiasa, ketentuan ini tidak berlaku," tegasnya.
Sebagai penutup, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan pentingnya memperhatikan waktu saat memasuki masjid. Hal ini untuk menghindari situasi di mana seseorang terlanjur memulai shalat sunnah tepat ketika iqamah akan dikumandangkan.
Dengan pemahaman yang tepat tentang fiqih prioritas dan konsistensi dalam beribadah, umat Muslim diharapkan dapat mengambil keputusan yang bijak dalam menghadapi dilema serupa di masa mendatang.
(lam)