Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Tepi Barat dalam Bayang-bayang Gaza: Kisah Perjuangan Warga Palestina

nabil Sabtu, 31 Agustus 2024 - 05:30 WIB
Tepi Barat dalam Bayang-bayang Gaza: Kisah Perjuangan Warga Palestina
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki Israel mengungkapkan keterkejutan dan keputusasaan mereka pada hari Jumat setelah serangan Israel di kamp pengungsi mereka. Dinding-dinding berlubang peluru, rumah-rumah hancur, dan tumpukan puing beton menjadi pemandangan yang menyedihkan.

"Kami seperti Gaza lainnya, terutama di kamp-kamp pengungsi," kata Nayef Alaajmeh, seorang warga kamp Nur Shams di kota Tulkarem, sambil melihat kerusakan akibat serangan Israel yang berakhir pada Kamis malam.

Pada hari Rabu, pasukan Israel melancarkan operasi "kontra-terorisme" besar-besaran di beberapa kota dan kamp pengungsi di Tepi Barat, termasuk Nur Shams. Setidaknya 19 warga Palestina tewas dalam serangan tersebut, menurut militer Israel dan kementerian kesehatan Palestina di Ramallah. Mayoritas korban tewas adalah militan.

Militer Israel awalnya mengirim buldoser untuk merobohkan jalan beraspal, mengirimkan awan debu ke daerah-daerah yang menjadi target. Rekaman AFP menunjukkan penduduk kamp berjalan hati-hati melalui jalan-jalan yang dipenuhi ban terbakar dan puing-puing lainnya.

Pekerja kota dan penduduk sudah mulai bekerja mencoba menyelamatkan apa yang bisa mereka selamatkan. Banyak penduduk membandingkan kehancuran ini dengan yang terjadi di Gaza, di mana hampir 11 bulan perang telah menghancurkan sebagian besar wilayah Palestina tersebut.

"Hari ini, kami sama seperti Gaza, perang atau tidak perang... (tapi) kami tetap teguh dan rakyat Gaza juga teguh," kata Nabil Abu Shala, penduduk lain kamp Nur Shams.

Fuad Kanuh, yang menjalankan toko di lantai dasar gedung tempat tinggalnya, mengatakan tabung gas meledak selama serangan, tampaknya terkena bahan peledak. Hampir semua barang di toko kini hangus dan menghitam oleh jelaga, tetapi itu tidak menghentikan Kanuh untuk mengeluarkan apa yang bisa - unit AC dan televisi yang tergantung di dinding.

Militer Israel secara resmi dilarang memasuki kota-kota dan kamp pengungsi di Tepi Barat, yang merupakan zona otonom di bawah kendali Otoritas Palestina. Namun, Nur Shams tetap menjadi target rutin serangan Israel.

Anggota kelompok bersenjata di kamp tidak lagi mengenakan masker untuk menyembunyikan identitas mereka, karena mereka menganggap diri mereka berada di "jalan menuju kesyahidan." Mereka sering menjadi target kendaraan lapis baja, penembak jitu, atau drone Israel.

Kekerasan di Tepi Barat meningkat sejak perang di Gaza pecah pada 7 Oktober setelah kelompok militan Palestina Hamas menyerang Israel. Bahkan sebelum itu, Tepi Barat, yang diduduki Israel sejak 1967, menjadi tempat kekerasan rutin.

Dalam 10 bulan sebelum 7 Oktober, PBB mencatat 200 warga Palestina tewas oleh tentara dan pemukim Israel di Tepi Barat, yang saat itu merupakan jumlah korban tewas tertinggi selama periode tersebut sejak PBB mulai mengumpulkan data semacam itu pada tahun 2005.

Sejak 7 Oktober, sekitar 640 warga Palestina tewas di wilayah tersebut, menurut PBB. Meskipun jumlah korban tewas tidak sebanding dengan di Gaza, yang menurut kementerian kesehatan setempat telah melewati 40.600, Tepi Barat secara resmi tidak dalam keadaan perang.

Tiga juta warga Palestina tinggal di Tepi Barat, serta setengah juta orang Yahudi Israel di permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.

"Pasukan pendudukan telah menghancurkan infrastruktur dan merusak jalan, properti, dan mobil," kata militan Abu Mohammed kepada AFP. "Mereka bahkan menghancurkan dan merusak masjid."

Di kamp pengungsi Al-Faraa di kota Tubas yang berdekatan, Mohammed Mansur, anggota komite pusat Partai Rakyat komunis, menghadiri pemakaman empat warga Palestina yang tewas pada hari Rabu selama serangan Israel.

"Di sini juga mereka telah melakukan banyak pembantaian dan pengeboman untuk menekan perlawanan," kata Mansur. "Mereka ingin rakyat berbalik melawan perlawanan, tapi itu tidak akan terjadi," katanya, saat jenazah para korban, yang dibungkus bendera Palestina, dimakamkan.

Sebelum pemakaman, jenazah dibawa melalui kamp dalam prosesi pemakaman, dengan para pelayat berjalan di jalan-jalan yang baru saja dirobohkan oleh buldoser Israel. Saat prosesi berlangsung, pemuda-pemuda yang membawa senjata otomatis menembakkan peluru ke udara.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)