Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home global news detail berita

Rupiah Tergelincir di Tengah Penurunan PMI dan Sentimen Global Negatif

nabil Senin, 02 September 2024 - 16:27 WIB
Rupiah Tergelincir di Tengah Penurunan PMI dan Sentimen Global Negatif
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan sore ini kembali menunjukkan pelemahan signifikan. Rupiah ditutup melemah 70 poin, berada di level Rp15.525 per dolar AS, meski sempat menyentuh pelemahan 105 poin. Untuk perdagangan esok, rupiah diperkirakan akan terus mengalami fluktuasi dan ditutup pada kisaran Rp15.510 hingga Rp15.590.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa fluktuasi rupiah ini dipengaruhi oleh sentimen domestik yang masih lemah. "Penurunan ini tidak terlepas dari data ekonomi yang menunjukkan kontraksi lebih dalam pada sektor manufaktur Indonesia," ujar Ibrahim dalam keterangan resmi, Senin (2/9/2024).

Lebih lanjut, Purchasing Manager Index (PMI) Manufaktur Indonesia turun ke level 48,9 pada Agustus 2024, melanjutkan tren penurunan dari bulan sebelumnya yang berada di level 49,3. Menurut laporan terbaru S&P Global, angka ini menandakan penurunan tajam pada kondisi pengoperasian selama tiga tahun terakhir. "Produksi manufaktur dan permintaan baru di Indonesia turun drastis, mencerminkan lemahnya daya saing industri dalam negeri," tambah Ibrahim.

Sektor manufaktur Indonesia sedang berada di titik terendah, dengan penurunan tajam dalam permintaan baru dan output selama tiga tahun terakhir. Hal ini berdampak pada pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai pabrik, serta penurunan aktivitas pembelian oleh perusahaan yang lebih memilih mengurangi stok input.

Secara global, perhatian para pedagang kini tertuju pada laporan pekerjaan AS yang dijadwalkan rilis akhir pekan ini. Kenaikan imbal hasil Treasury jangka panjang ke level tertinggi sejak Agustus menunjukkan bahwa tekanan bagi Federal Reserve untuk menurunkan suku bunga semakin berkurang. "Para pedagang sekarang melihat peluang pemangkasan suku bunga Fed sebesar 50 basis poin hanya sekitar 33%, sementara 67% lainnya mengharapkan pemangkasan lebih kecil," ungkap Ibrahim.

Selain itu, perkembangan di China juga memberikan dampak signifikan pada perekonomian global. Aktivitas manufaktur China turun ke level terendah dalam enam bulan terakhir pada Agustus 2024, yang semakin menekan para pembuat kebijakan di negara tersebut untuk meluncurkan stimulus lebih lanjut guna mendukung perekonomian.

Dengan semakin melemahnya sektor manufaktur di dalam negeri dan ketidakpastian ekonomi global, nilai tukar rupiah diprediksi masih akan mengalami tekanan dalam beberapa waktu ke depan. Perkembangan makroekonomi global, terutama dari AS dan China, serta kondisi ekonomi dalam negeri akan menjadi faktor penentu pergerakan rupiah selanjutnya.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)