Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 02 Mei 2026
home global news detail berita

Rupiah Anjlok 160 Poin, Tertekan Penguatan Dolar AS dan Konflik Timur Tengah

nabil Kamis, 03 Oktober 2024 - 16:00 WIB
Rupiah Anjlok 160 Poin, Tertekan Penguatan Dolar AS dan Konflik Timur Tengah
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan signifikan pada perdagangan Kamis (03/10/2024) sore. Mata uang Garuda ini ditutup melemah 160,5 poin atau 1,05% ke level Rp15.428,5 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di Rp15.268 per dolar AS.

Pelemahan rupiah ini terjadi setelah sebelumnya sempat terkoreksi hingga 175 poin. Tekanan terhadap rupiah terutama datang dari penguatan dolar AS yang didorong oleh beberapa faktor eksternal.

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan, "Laporan ketenagakerjaan nasional ADP menunjukkan bahwa jumlah pekerja swasta AS meningkat lebih dari yang diharapkan pada bulan September, menjelang data pekerjaan yang sangat dinanti-nantikan pada hari Jumat," dia menyatakan keterangan resmi, Kamis (03/10/2024)

Data ketenagakerjaan yang kuat ini menambah keyakinan pasar bahwa ekonomi AS masih tangguh, mendorong penguatan dolar AS. Jumlah pekerja swasta meningkat sebesar 143.000 bulan lalu, melebihi perkiraan ekonom yang hanya 120.000.

Penguatan dolar AS juga mendapat dukungan dari pernyataan Presiden Richmond Fed Thomas Barkin. Ia menegaskan bahwa pertempuran melawan inflasi belum berakhir, meningkatkan ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Sementara itu, eskalasi konflik di Timur Tengah turut memberikan tekanan pada mata uang emerging markets, termasuk rupiah. Serangan Israel ke pusat kota Beirut pada dini hari Kamis, yang menewaskan sedikitnya enam orang, diikuti oleh serangan balasan Iran dengan lebih dari 180 rudal balistik ke Israel.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran akan gangguan pasokan minyak global, mengingat Timur Tengah merupakan wilayah pengekspor minyak utama dunia. Ketegangan geopolitik ini mendorong investor untuk mencari aset safe haven seperti dolar AS, semakin menekan nilai tukar rupiah.

Di sisi domestik, Bank Indonesia (BI) telah memangkas BI Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 6,00 persen pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) September 2024. Langkah ini diambil seiring dengan kondisi inflasi yang rendah dan nilai tukar rupiah yang relatif stabil.

BI juga memberikan sinyal untuk membuka ruang pemangkasan suku bunga acuan atau BI Rate lebih lanjut hingga akhir tahun ini. Keputusan ini didasari oleh inflasi yang terkendali, dengan tingkat inflasi umum pada Agustus 2024 sedikit menurun menjadi 2,12 persen year on year (yoy).

Ibrahim Assuaibi menambahkan, "Momentum penurunan suku bunga acuan BI ini diperkirakan mendukung pertumbuhan ekonomi agar tetap solid, terutama bagi industri perbankan. Pelonggaran kebijakan moneter BI tersebut diperkirakan akan mendorong penurunan cost of fund, yang selanjutnya akan mendorong penurunan suku bunga kredit."

Meski demikian, pasar masih menunggu kepastian langkah bank sentral dalam menghadapi tantangan ekonomi global. BI akan terus mencermati perkembangan ekonomi, seperti kebijakan suku bunga Amerika Serikat (AS), Eropa, dan perkembangan ekonomi China.

Untuk perdagangan besok, Jumat (04/10/2024), diprediksi mata uang rupiah akan bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp15.410 hingga Rp15.500 per dolar AS.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 02 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)