Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 21 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Gen-Si Akrab dengan Produk dan Layanan Perbankan Syariah

zulkarmedi siregar Ahad, 11 Juli 2021 - 10:56 WIB
Gen-Si Akrab dengan Produk dan Layanan Perbankan Syariah
Ilustrasi i-generation yang melek layanan perbankan syariah. Langit7/Istock
LANGIT7.ID, Jakarta - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menilai pentingnya generasi milenial untuk masuk ke pasar perbankan Syariah. Alasannya, potensi generasi penduduk Indonesia yang didominasi oleh generasi Z (atau i-Generation) yaitu sekitar 27,94 persen dan generasi milenial sebesar 25,87%.

Selain telah melek internet sejak usia dini generasi ini juga saat ini cenderung memiliki minat yang besar untuk memilih gaya hidup yang sesuai dengan agama dan keyakinannya.

Hasil riset yang diselenggarakan oleh Inventure Knowledge tahun 2020 tentang Millennial Muslim Megashifts antara lain menyimpulkan bahwa generasi yang popular disebut Gen-Sy (Gen-si) didominasi anak muda yang akrab dengan produk dan layanan perbankan Syariah.

“Selain itu, dari survey tersebut juga disimpulkan bahwa setelah terjadinya pandemi Covid-19 mayoritas publik (58,8%) cenderung lebih religiusdan lebih memilih lembaga keuangan dengan prinsip Syariah,” ungkap Ma'ruf Amin seperti dilansir dari www.wapresri.go.id, Minggu (11/07/2021)

Seiring dengan perkembangan teknologi internet dan terjadinya pandemic covid-19, lanjut Wapres, telah mendorong perubahan prilaku masyarakat Indonesia terhadap penggunaan sistem digital yang menjadi suatu kebutuhan karena dinilai lebih mudah dan murah.

Dimulai dari kebutuhan rumah tangga, pendidikan, menjalankan usaha atau bisnis, dan juga berbagai transaksi perbankan.
Berkenaan dengan pangsa pasar perbankan syariah, saat ini terdapat peningkatan walaupun masih terbilang rendah, yaitu dari kisaran angka 5,7 persen di tahun 2017, kemudian meningkat dan mencapai angka 6,5 persen di tahun 2020 dari total perbankan nasional.

Angka tersebut menjelaskan masih tersedia ruang yang cukup luas untuk mengembangkan perbankan syariah di Indonesia.
Lebih jauh lagi, Badan Pusat Statistik juga merilis data pengguna telepon selular di Indonesia yang terus mengalami peningkatan, hingga pada tahun 2019 mencapai 63,53 persendari jumlah penduduk.

“Bisa kita lihat disekitar kita, rata-rata telah memiliki HP dan bahkan ada yang menggunakan lebih dari satu HP,” ujar Wapres.

Data-data tersebut menunjukkan bahwa sistem digitalisasi perbankan syariah dapat mudah berkembang dan diterima masyarakat.
Setidaknya terdapat tiga tantangan besar agar layanan perbankan digital syariah dapat berjalan aman dan lancar.

Pertama, layanan perbankan digital syariah kiranya dapat didukung olehregulasi yang dikeluarkan OJK, dan dapat segera dipenuhi oleh perbankan digital syariah. Hal tersebut perlu dilakukan dalam rangka menjaga kenyaman berinvestasi sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat.

Kedua, sebagai upaya menjaga kepercayaan masyarakat, sistem perbankan digital syariah kiranya juga telah mengimplementasikan nilai-nilai syariah sebagaimanaketentuan yang dikeluarkan oleh Dewan Syariah Nasional (DSN) Majelis Ulama Indonesia.

Ketiga, untuk memperluas pangsa pasar perbankan digital syariah, kiranyainklusi dan literasi perbankan digital dapat lebih ditingkatkan kepada masyarakat ataupun badan usaha seperti UMKM. Sehingga dapat mendukung pemulihan ekonomi nasional, dan berkontribusi positif terhadap kesejahteraan masyarakat.

(zul)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 21 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)