Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home global news detail berita

Ketum PBNU: Islam Nusantara Jawaban atas Konflik Global

tim langit 7 Selasa, 24 September 2024 - 10:07 WIB
Ketum PBNU: Islam Nusantara Jawaban atas Konflik Global
Ketum PBNU KH Yahya Cholil Staquf
LANGIT7.ID-, Jakarta- - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menyampaikan, konflik global yang sering menyangkut dan mengatasnamakan Islam harus diatasi. Dia menyebut, Islam Nusantara hadir sebagai jawaban atas konflik global.

Hal itu disampaikan dalam acara Halaqoh Humanitarian Islam, Islam untuk Kemanusiaan di Jakarta, pada Ahad (22/9/2024).

“Adanya gejolak konflik internasional yang menyangkut dan mengatasnamakan Islam ini, maka kita perlu strategi alternatif berupa kampanye al-Islam al-insaniyah, dalam bahasa Arab al-Islam al-insaniyah yaitu Islam yang memberi jawaban tentang masalah-masalah manusia masa kini,” ujar Gus Yahya.

Baca juga:Dua Pusaka Keramat Pengurus dan Warga NU: Sami'na wa atha'na dan Tabayun

Ia menyampaikan awal mula kampanye al-Islam al-insaniyah atau yang diberi nama Islam Nusantara ini dimulai karena suara Islam yang bukan dari Timur Tengah tidak terlalu didengar, bahkan nyaris tidak dapat perhatian.

Gus Yahya menyebut, seringkali gagasan strategis yang muncul dari Timur Tengah menjadi harapan sebagai jalan keluar atas permasalahan global.

“Di panggung global, suara Islam itu didominasi oleh Timur Tengah dan kita (Indonesia) tidak terlalu didengar bahkan nyaris tidak dapat perhatian. Oleh sebab itu, kita mulai kampanyekan Islam Nusantara ini untuk mengklaim bahwa ada Islam di luar Timur Tengah yang sama-sama otentiknya, sama-sama sahnya, dan sama-sama berhak didengar sebagai suara Islam,” ujarnya.

Gus Yahya menambahkan bahwa kampanye Islam Nusantara dikerjakan secara komprehensif dan multilevel, mulai dari pengembangan di tingkat lokal sampai tingkat global. “Alhamdulillah, kampanye ini diterima oleh global dan kalangan Timur Tengah,” ungkapnya.

Dia mengatakan, gagasan dan strategi Islam Nusantara diselesaikan pada 2017 dan langsung dipaparkan dalam Konferensi Humanitarian Islam.

Gus Yahya menyampaikan, melalui konferensi ini wacana yang cukup sensitif karena memasukkan tandingan Islam moderat dengan al-Islam al-insaniyah, karena islam moderat jika dilihat dari semua konstruksi politik ini tidak adil terhadap Islam.

“Semangat dari al-Islam al-insaniyah ini menentang islam moderat karena kalau dilihat dari semua kontruksi politik, Islam moderat ini tidak adil terhadap islam,” ujar Gus Yahya.

Ia menekankan para pengurus NU untuk melakukan sosialisasi secara luas kampanye Islam Nusantara kepada jamiyah NU.

“Walau wacana gagasan tersebut belum final tetapi sudah bisa dijadikan andalan untuk menjawab masalah, tetapi asumsi-asumsi dasarnya layak dikembangkan sebagai gagasan-gagasan yang lebih kuat untuk menjawab masalah-masalah internasional,” ujarnya

(ori)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)