Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home wisata halal detail berita

8 Aktivitas Seru Ramah Muslim saat Menyusuri Pecinan Singapura

Garry Talentedo Kesawa Kamis, 16 September 2021 - 22:02 WIB
8 Aktivitas Seru Ramah Muslim saat Menyusuri Pecinan Singapura
Suasana di sudut kawasan Pecinan Singapura Foto: SIngapore Tourism Board
LANGIT7.ID, Jakarta - Meski kecil, negara kota Singapura tetap menjadi salah satu destinasi wisata favorit, termasuk bagi pelancong asal Indonesia.

Salah satu titik yang menarik dikunjungi saat berada di Negeri Singa, adalah kawasan pecinan atau "Chinatown"-nya.

Kawasan pecinan di Singapura memiliki banyak tempat unik serta memiliki sejarah tersendiri yang menjadi bagian penting dari berdirinya Singapura.

Istimewanya di kawasan tersebut, ternyata ada banyak kegiatan yang ramah muslim sehingga bisa nyaman dikunjungi.

Berikut delapan kegiatan yang bisa anda lakukan saat bersinggah ke destinasi wisata pecinan di Singapura berdasarkan siaran pers dari Singapore Tourism Board, Kamis (16/9/2021)

1. Menginap di hotel trendi dan estetik di pecinan Singapura

Chinatown berada di jantung Singapura. Karena itu lokasinya sangat strategis dan memiliki fasilitas lengkap yang dapat dijangkau hanya berjalan kaki.

Harga penginapan di Chinatown memang beragam. Namun tak perlu khawatir karena ongkos masih terbilang terjangkau.

Banyak hotel trendi di kawasan itu dengan desain berestetika modern dan fasilitas lengkap untuk wisatawan. Jarak rata-rata hotel di Chinatown sangat dekat dengan stasiun MRT.

Bagi yang gemar dengan unsur modern berpadu dengan unsur tradisional bisa mencoba untuk menginap di The Clan Hotel. Ini adalah hotel yang memiliki nuansa modern namun tetap dilengkapi dengan sentuhan tradisional.

Ada juga Hotel Mono yang cocok bagi anda pecinta suasana minimalis, dengan interior yang serba putih tentunya wisatawan akan merasakan kesan bersih dan terang saat menginap di hotel ini.

Kemudian, rekomendasi hotel berikut ini cocok untuk pecinta sejarah. Dibangun pada 1924 dengan gaya arsitektur Art Deco, Hotel The Scarlet Singapore dapat menjadi pilihan untuk beristirahat saat berkunjung ke Singapura.

Baca Juga: Rekomendasi 4 Penjual Ondeh-Ondeh di Singapura

2. Beribadah di Masjid Jamae (Chulia) yang bersejarah

Masjid Jamae (Chulia) adalah masjid bersejarah di Singapura yang dibangun pada 1826. Awalnya masjid ini dibangun untuk memenuhi kebutuhan kaum Chulia atau Muslim Tamil akan tempat ibadah.

Arsitektur Masjid Jame (Chulia) sangat unik karena menggabungkan elemen budaya barat dan timur. Arsitektur masjid ini menggabungkan gaya Indo-Islam India Selatan, neo klasik ala eropa, dan ubin ala China.

Sejak abad ke-19, Masjid Jamae masih mempertahankan bentuk aslinya. Hanya ada sedikit perbaikan dan cat ulang. Masjid Jamae Chulia ditetapkan sebagai monumen nasional pada 1974.

Wisatawan Muslim dan Non-Muslim diizinkan berkunjung ke masjid ini dengan aturan mengenakan busana sopan dan tertutup, serta membuka alas kaki.

Baca Juga: Terbaik di Papua Barat, Intip Pesona Desa Wisata Arborek

3. Berkunjung ke rumah tradisional peranakan NUS Baba House

Salah satu destinasi wisata ramah Muslim di Singapura,NUS Baba saksi sejarah China Peranakan di Singapura.

Rumah bersejarah yang dibangun pada 1857 ini merupakan aset sejarah Singapura yang menceritakan budaya peranakan Singapura.

Arsitektur dan interior NUS Baba House yang mencerminkan peranakan tradisional, semuanya dalam kondisi masih utuh dan sangat baik.

NUS sebenarnya merupakan singkatan dari "National University of Singapore" yang menjadi pihak pembeli dan memugar rumah ini.

Di sini pelancong dapat menemukan lebih dari 2.000 artefak barang antik dan hiasan khas Peranakan. Dari mebel, peralatan rumah tangga, keramik, foto, buku, tekstil, dan lukisan.

Baca Juga: Pesona River Tubing di Desa Wisata Sindangkasih Garut

4. Belajar sejarah imigran China Singapura di Chinatown Heritage Centre

Rasanya kurang afdol jika berkunjung ke Chinatown tanpa mengetahui sejarahnya.

Chinatown Heritage Centre adalah tempat yang tepat untuk belajar mengenai sejarah kawasan Chinatown di negara Singapura.
8 Aktivitas Seru Ramah Muslim saat Menyusuri Pecinan Singapura
Uniknya museum ini berada di kawasan pertokoan, yang memang dibuat untuk menunjukkan toko orisinal Chinatown pada 1950-an.

Di Chinatown Heritage Centre, pelancong juga dapat belajar mengenai perjalanan imigran dari China ke Singapura pada akhir abad 19. Terdapat fasilitas tur audio dan pameran interaktif di museum itu.

Saat ini Chinatown Heritage Centre ditutup dalam rangka perbaikan. Nantikan pembukaan dan simak informasi waktu buka melalui situs resminya.

Baca Juga: Desa Wisata Kemetul, Tawarkan Wisata Edukasi Hingga Petualangan

5. Wisata kuliner di Chinatown

Ada banyak tempat untuk berwisata kuliner di Chinatown Singapura yang menawarkan rasa orisinal dari berbagai budaya kuliner setiap negara.

Makanan halal seperti kway teow, bebek panggang, mi tarik, omelet kerang, disajikan oleh restoran bintang Michelin sampai pusat jajanan kuliner.
8 Aktivitas Seru Ramah Muslim saat Menyusuri Pecinan Singapura(Sate Domba di Aisyah Restaurant)

Bagi yang ingin mencicipi makanan khas Xinjiang yang halal, bisa mencoba mencicipi makanan dari Aisyah Restaurant. Di restoran ini tersedia banyak makanan unik, dengan makanan favorit mi kuah daging sapi dan sate domba.

Untuk eksplorasi kuliner lebih lanjut, dapat mengunjungi Chinatown Complex, rumah dari 260 pusat jajanan kuliner dengan harga makanan yang terjangkau.

Masih ada Maxwell Food Centre, pusat jajanan kuliner dengan banyak gerai makanan yang masuk Michelin Bib Gourmand.

Selain pusat jajanan kuliner, cobalah menuju distrik kuliner di Chinatown seperti Everton Park yang punya sederet kafe hipster kekinian, Ann Siang Road dan Club Street dengan banyak restoran trendi di sepanjang jalan.

Di Chinatown juga teradapat beberapa restoran halal, seperti Segar Restaurant.

Segar Restaurant merupakan restoran dengan sertifikat halal yang menawarkan makanan oriental khas Singapura dan aneka boga bahari segar.

Porsinya terkenal besar, sehingga cocok untuk santap bersama keluarga. Makanan yang terkenal di Segar Restaurant di antaranya kari kepala ikan dan ayam claypot.

Ada juga restoran "Tongue Tip Lanzhou Beef Noodles", sesuai dengan namanya restoran ini menawarkan mi halal dengan taburan daging sapi.

Resep itu dibuat oleh Muslim China sejak zaman Dinasti Tang dan terus dijaga kelestariannya hingga saat ini.

Bagi yang ingin mencicipi makanan khas Xinjiang yang halal, bisa mencoba mencicipi makanan dari Aisyah Restaurant.

Di restoran ini tersedia banyak makanan unik, dengan makanan favorit mi kuah daging sapi dan sate domba.

Baca Juga: Mampir ke Angkringan Pinggir Sungai ala Majapahit di Semarang

6. Belanja oleh-oleh unik dari Chinatown

Banyak barang dan makanan unik untuk jadi oleh-oleh Chinatown. Pagoda Street menjadi kawasan pertokoan andalan untuk membeli oleh-oleh seperti gantungan kunci, dompet, dan kaos dalam jumlah banyak dan harga murah.
8 Aktivitas Seru Ramah Muslim saat Menyusuri Pecinan Singapura
Namun, jika ingin memilih oleh-oleh anti-mainstream, cobalah untuk berkunjung ke Pek Sin Choon, toko teh yang buka sejak 1925.

Di lokasi ini bisa menemukan teh dari berbagai penjuru dunia dan aksesoris minum teh dengan bentuk unik.

Toko teh ini punya tradisi menyediakan teh gratis setiap hari di depan tokonya. Tujuan awalnya untuk melegakan dahaga para buruh yang bekerja dan tinggal di daerah sekitar toko. Namun, tradisi ini terus berlanjut sampai sebelum pandemi. Teh bisa dinikmati siapa saja, termasuk wisatwan.

Ada pula Chop Wah On, toko minyak angin dan balsam yang berkhasiat untuk kesehatan. Toko ini buka sejak 1916 dan kini juga menawarkan berbagai minyak aroma terapi dengan wangi yang harum. Minyak angin dan balsam dari Cho Wah On sangat diminati warga lokal dan wisatawan.

Baca Juga : Menyantap Mangut Kepala Manyung, Kuliner Pedas yang Bikin Keringatan

7. Tur naik becak yang seru

Kali ini disarankan bagi pencari sensasi tur yang berbeda di pecinan Singapura. Mari coba tur naik becak di Trishaw Uncle.
8 Aktivitas Seru Ramah Muslim saat Menyusuri Pecinan Singapura
Tur ini akan dipandu uncle (sebutan untuk laki-laki dewasa di Singapura) yang handal mengendarai becak.

Jangan khawatir karena para uncle yang pintar bercerita dan handal menarik becak, sudah memiliki lisensi yang terpercaya.

Becak menjadi kendaraan yang ramah lingkungan untuk menelusuri lorong dan jalanan di Chinatown. Pelancong akan diajak jalan-jalan dan jajan makanan halal dalam tur selama 45 menit.

Tur keliling naik becak ini dihargai 49 dolar Singapura atau setara Rp520.000 per orang, dengan satu becak berkapasitas dua orang penumpang.

Baca Juga: Desa Wisata Tembi Bantul, Wisata Rekreasi dan Edukasi

8. Berfoto di lukisan dinding karya seniman lokal

Chinatown juga punya banyak mural atau lukisan dinding yang tampak hidup, buatan seniman lokal Singapura. Mural-mural indah ini menarik wisatawan untuk berfoto dan melihat cerita di baliknya.

Di lokasi ini bisa melihat lukisan karya seniman Yip Yew Cheong berjudul "My Chinatown Home" yang menggambarkan area pecinan Negeri Singa di zaman dulu. Mural ini mengajak untuk bernostalgia dalam sebuah rumah keluarga peranakan yang hangat.
8 Aktivitas Seru Ramah Muslim saat Menyusuri Pecinan Singapura
Mural ini berada di jalan 30 Smith Street dekat dengan Buddha Tooth Relic Temple.

Yip juga menggambar sebuah mural pada dinding sepanjang 40 meter di Kuil Thian Hock Keng. Mural ini sekaligus menceritakan perjuangan para imigran dari Fujian, China sampai ke Singapura dan kontribusi mereka terhadap Singapura modern.

Kuil bersejarah yang telah ada sejak tahun 1800an ini merupakan situs penting bagi para imigran awal-awal yang tiba di Singapura dan kemudian berdoa di kuil setelah tiba dengan selamat.

Sebagian besar bagian kuil ini tetap tidak berubah di tengah perkembangan pesat kawasan sekitarnya yang menjadi kawasan bisnis.

Delapan kegiatan itu bisa dicoba ketika ada kesempatan, mungkin setelah pelonggaran perjalanan dan kondisi membaik terkait pandemi Covid-19.

Sumber: Antara News Foto-foto: Singapore Tourism Board

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)