LANGIT7-Jakarta,- - Adab seorang sinden muda Niken Salindry mendapat pujian dan menjadi trending topik, lantaran saat dirinya tampil bernyanyi di atas panggung, Ia memborong semua dagangan penjual es yang berada di antara penonton.
“
Mas e sing bakul es teh sama es jeruk, sini. Itu total berapa semua?,” tanya Niken saat itu, terlihat dari sebuah rekaman video yang kini viral.
Lalu sang pedagang menjawab, total dagangannya senilai Rp100 ribu.
Kemudian Niken tampak setuju untuk membeli, ia bergegas ke arah belakang panggung untuk mengambil uang.
“Semua yang mau itu ambil, ambil saja,” ucap Niken sembari memberikan uang ke penonton dan meminta tolong untuk menyampaikan uang tersebut ke pedagang yang dimaksud.
Baca juga:
Daftar Kontroversi Gus Miftah: Toyor Kepala Istri hingga Ceramah di GerejaSinden kelahiran 29 Juni 2008 itu tidak hanya memborong dagangan, Ia juga mengajak sang pedagang untuk berjoged bersama penonton lain dan menikmati lantunan lagu yang ia bawakan.
“
Sampeyan melok (ikut) joget ae yo Mas, wis ojo bakulan (jualan). Tadi kan sudah saya beli semua jualannya. Semoga sehat selalu, laris terus ya,” ujarnya.
Perilaku dan adab Niken ini sontak menuai reaksi positif dari masyarakat. Bahkan video rekaman saat dirinya memborong dagangan tersebut menjadi trending topic. Bukan tanpa alasan sebab baru-baru ini masyarakat masih dibuat geram dengan ulah Gus Miftah yang berkata kasar terhadap pedagang es teh.
Alhasil adab Niken dibandingkan dengan adab Gus Miftah tentang bagaimana berperilaku terhadap orang lain dalam hal ini penjual es teh, di depan panggung masing-masing.
“Diajarin adab sama anak SMA,” tulis seorang warganet.
“Mba Niken tau adab yang sebelah adab nya ketinggalan,” sahut warganet lainnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, dalam sebuah video yang viral merekam momen Gus Miftah mengeluarkan umpatan pada Sunhaji, pedagang es di tengah jamaah pengajian Magelang Bersholawat.
"
Es tehmu jik okeh ra? Masih,
yo kono didol go*lok (Es teh kamu masih banyak atau tidak? Masih, ya sana dijual. go*lok)," ucap Gus Miftah dari atas panggung.
"
Dol'en ndisik ngko lak rung payu, wis, takdir (kamu jual dulu, nanti kalau belum laku, ya sudah, takdir)," sambung Gus Miftah.
(ori)