LANGIT7.ID - Terdapat beragam jenis dzikir untuk mendekatkan diri seorang muslim kepada penciptanya sekaligus mengasah ketajaman mata batin dan spiritualnya.
Dzikir kadang juga berupa doa. Sebagian darinya terdapat dalam Alquran, hadits, dan rekomendasi ulama.
Rasulullah SAW memberi tahu sebuah dzikir yang mampu mengantarkan hamba yang melafalkannya dengan istiqomah menjadi seorang hamba yang amat dikasihi Allah SWT.
Baca JugaDoa Nabi Yunus agar Terbebas dari Kesulitan dan Kesempitan
5 Amalan Menunggu Waktu Shalat Sambil Ditemani MalaikatDzikir ini pula diwasiatkan kepada sahabat Ali bin Abi Thalib.
Bacaan dzikir ini dapat ditemukan dalam kitab Wasiyat Al-Musthafa yang disusun Syekh Abdul Wahab bin Ahmad bin Ali bin Ahmad bin Ali bin Muhammad bin Musa Asy Syarani Al Anshari Asy Syafi'i Asy Syadzili Al Mishri atau dikenal sebagai Imam Asy Syarani.
Berikut redaksinya:
يَا عَلِيُّ، مَنْ قَالَ كُلَّ يَوْمٍ خَمْسَةً وَعِشْرِيْنَ مَرَّةً "أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ" كَتَبَهُ اللهُ مِنْ أَوْلِيَائِهِ
“Wahai Ali, barang siapa yang membaca setiap hari sebanyak 25 kali:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِجَمِيْعِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ
Astaghfirullahal adhim li waliwalidayya wa li jami’il Muslimin wal Muslimat wal mu’minina wal mu’minat al ahya’I minhum wal amwat.
“Hamba memohon ampun pada Allah, dzat yang maha Agung, atas dosa-dosa hamba dan kedua orang tua hamba serta dosa-dosa semua orang mukmin baik laki-laki atau perempuan, baik yang masih hidup atau yang sudah mati.” Maka Allah mencatat orang tersebut termasuk dalam bagian para kekasih Allah SWT.
Baca JugaBaca Dzikir di Pagi Hari agar Dilindungi Allah Sepanjang Hari
Keutamaan Baca Al-Fatihah, Surat Paling Agung Penyebab Doa Dikabulkan(arp)