LANGIT7-Jakarta,- - Kegiatan RAYA: Rayakan Budaya Indonesia yang berlangsung di Sarinah, Jakarta menjadi momen istimewa untuk merayakan kekayaan dan keberagaman warisan budaya Indonesia.
Melalui berbagai acara di antaranya fashion show kebaya dan festival noken, kegiatan ini juga menjadi momen kebanggaan karena Indonesia berhasil menorehkan pencapaian penting dengan diakuinya tiga elemen budaya oleh UNESCO pada 2024 sebagai Warisan Budaya Takbenda, yaitu Reog Ponorogo; Kebaya (nominasi bersama dengan Brunei Darussalam, Malaysia, Singapura, dan Thailand); serta Kolintang (dengan perpanjangan nominasi dari Balafon bersama Mali, Burkina Faso, dan Côte d'Ivoire).
Tak hanya itu, pada kesempatan yang sama juga menyoroti warisan budaya yang telah diakui sebelumnya oleh UNESCO, yaitu Noken (2012).
![Raya: Rayakan Budaya Indonesia, Momentum Melestarikan Keragaman Budaya Bangsa]()
Festival Noken juga memberikan pesan penting tentang keberlanjutan dan kesadaran ekologis. Kedua acara pada pembukaan RAYA: Rayakan Budaya Indonesia mendapat antusiasme luar biasa dari pengunjung.
“Noken, yang saat ini berada dalam Daftar Pelindungan Mendesak UNESCO, menghadapi berbagai tantangan, seperti ancaman hilangnya tradisi pembuatan dan penggunaan bahan sintetis. Melalui Festival Noken Tanah Papua, kita berupaya menjadikan Noken simbol budaya yang adaptif dan berkelanjutan,” kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam sambutannya saat membuka acara.
Menurutnya, pelestarian budaya sangat penting sebagai fondasi identitas bangsa. “Kebudayaan adalah jembatan antar generasi, penghubung tradisi, dan inspirasi masa depan. Melalui RAYA, kita tegaskan bahwa pelestarian budaya bukan hanya tugas satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama,” ujar Menteri Fadli.
Baca juga:
Repatriasi Objek Warisan Budaya Indonesia dari Belanda, Kini Mencapai 828 ObjekKegiatan RAYA: Rayakan Budaya Indonesia berlangsung selama tiga hari, dimulai dari tanggal 20 hingga 22 Desember 2024.
Berbagai kegiatan akan dilaksanakan di beberapa titik, yakni Anjungan Sarinah hingga area Car Free Day Jakarta pada 22 Desember 2024.
Pada kegiatan yang dilaksanakan di Anjungan Sarinah, fashion show kebaya menjadi salah satu sorotan utama, menampilkan kebaya sebagai simbol kekuatan dan keanggunan perempuan di Asia Tenggara.
Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk terus memperkuat pelestarian budaya melalui kebijakan berbasis masyarakat, inovasi budaya, dan keterlibatan generasi muda sebagai penjaga utama kebudayaan.
“Mari kita jadikan acara ini sebagai titik pijak untuk mewujudkan Indonesia yang kaya akan keberagaman, kokoh dalam kebudayaan, dan dihormati di panggung dunia,” pungksanya.
(ori)