Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 01 Juni 2026
home global news detail berita

Prof Nasarudin Umar: Musibah itu Surat Cinta dari Allah SWT

ajeng ritzki Senin, 12 Juli 2021 - 14:54 WIB
Prof Nasarudin Umar: Musibah itu Surat Cinta dari Allah SWT
Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof KH Nasarudin Umar Foto:Antara
LANGIT7.ID, Jakarta - Orang yang arif atau yang telah mengenal tuhannya akan memahami bahwa musibah adalah surat cinta Allah SWT kepada hamba-Nya. Pernyataan itu disampaikan oleh Imam Besar Masjid Istiqlal, Profesor KH Nasarudin Umar pada acara Shalawat Nariyah dan Doa Keselamatan Bangsa dari Wabah, Ahad (11/7/2021), malam.

Ia menyatakan boleh jadi sebuah musibah di mata manusia buruk, tapi di mata Allah tidak. Sebaliknya, bisa jadi manusia menganggap sesuatu baik, tapi pada hakikatnya semua itu di mata Allah SWT kurang baik.

Dalam Al-Qur’an, menurut penuturan Prof Nasarudin, terdapat tiga istilah yang dimaksud dengan ujian, yakni azab, musibah, dan bala. Azab merupakan siksaan yang ditimpakan kepada orang yang tidak beriman tapi tidak disentuhkan kepada orang yang beriman. I

Ia lantas mencontohkan kisah Nabi Nuh As dan kaumnya yang beriman selamat dari musibah banjir namun orang kafir binasa. "Saat itu semua orang kafir tenggelam termasuk istri dari Nabi Nuh As dan anak kandungnya, sedang umat Islam yang beriman kepada Nabi Nuh selamat karena saat itu dimasukkan ke kapal Nabi Nuh As," terangnya.

Lalu apa yang harus dilakukan oleh orang yang saat ini sedang tertimpa ujian? Rektor Institute Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur'an itu menyarankan agar kita menerima ujian tersebut sebagai musibah.

Ia memaparkan bahwa sebenarnya musibah berbeda dengan azab. Jika azab bermakna menyiksa, sedangkan musibah dalam Al-Qur'an dan hadits dianggap sebagai puncak sebuah kebahagiaan dan kenikmatan.

Terkadang, ujarnya, manusia tidak memahami hikmah di balik musibah, sehingga timbul rasa kecewa dan sering menyalahkan. "Padahal seandainya kita diberikan kearifan oleh Allah SWT pasti kita mampu bersabar menanti apa yang terjadi di balik sebuah musibah dan pada saatnya nanti akan mensyukuri musibah tersebut," kata Prof Nasaruddin.

Karena itu, ia meminta kepada siapa pun yang tertimpa musibah agar tidak langsung menyalahkan diri sendiri atau bahkan menyalahkan Tuhan. Prof Nasarudin menakankan di balik semua musibah ada hikmah. "Hari ini kita menganggapnya musibah, esok hari bisa jadi terdapat hikmah di dalamnya," ujar tokoh kelahiran, Bone, Sulawesi Selatan itu.

(arp)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 01 Juni 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)