LANGIT7.ID-Jakarta; Honda memperkenalkan terobosan teknologi pengisian daya dan kapasitas baterai melalui mobil listrik pertamanya, Honda e:N1, yang diluncurkan pada IIMS 2025, 13 Februari 2025. Kehadiran teknologi DC Fast Charging menjadi solusi bagi konsumen yang menginginkan waktu pengisian cepat untuk mobilitas tanpa hambatan.
Teknologi DC Fast Charging pada Honda e:N1 mampu mengisi baterai dari level 30% hingga 80% hanya dalam waktu 50 menit. Fleksibilitas pengisian daya semakin lengkap dengan tersedianya opsi pengisian normal yang membutuhkan waktu 6 jam untuk mengisi baterai dari 10% hingga 80%, memberikan pilihan sesuai kebutuhan dan situasi pengguna.
Kapasitas baterai jumbo 68.8 kWh yang disematkan pada Honda e:N1 menjadi bukti keseriusan Honda dalam menghadirkan mobil listrik berperforma tinggi. Baterai ini mendukung motor listrik bertenaga 150 kW yang mampu menghasilkan torsi maksimum mencapai 310 Nm, menjanjikan akselerasi responsif dan pengalaman berkendara yang bertenaga.
Baca juga: Resmi! Honda e:N1 Hadir di Indonesia, Terbatas 300 Unit dengan Jarak Tempuh 500 KM"Bagi Honda, elektrifikasi bukan sekedar tren, tetapi merupakan komitmen untuk terus menawarkan inovasi melalui produk-produk yang dapat diandalkan. Terlebih penting, visi elektrifikasi Honda adalah mengurangi emisi karbon, melestarikan lingkungan demi generasi mendatang," ungkap President Director PT Honda Prospect Motor Shugo Watanabe, dikutip Jumat (14/2/2025).
Untuk mengoptimalkan penggunaan baterai, Honda e:N1 dilengkapi dengan sistem manajemen energi canggih yang ditampilkan melalui layar TFT Meter 10.25 inci. Pengemudi dapat dengan mudah memantau status baterai, estimasi jarak tempuh, dan informasi penggunaan energi secara real-time.
Honda juga menyediakan tiga mode berkendara yang memungkinkan pengguna menyesuaikan performa dengan kebutuhan efisiensi energi. Mode ini dapat diakses melalui Button Transmission yang menggantikan tuas transmisi konvensional, memberikan nuansa modern pada interior e:N1.
Sebagai pionir mobil listrik Honda di Indonesia, e:N1 akan tersedia dalam jumlah terbatas yaitu 300 unit. Selain teknologi baterai dan pengisian daya yang canggih, mobil ini juga dilengkapi sistem keselamatan Honda Sensing dengan berbagai sensor dan kamera aktif untuk memastikan keamanan berkendara.
Peluncuran e:N1 menandai langkah awal Honda dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kedepannya, Honda berencana memperluas jangkauan infrastruktur pengisian daya melalui jaringan dealer resmi untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik yang semakin meningkat.
Honda e:N1 menjadi bukti komitmen Honda dalam menciptakan mobilitas ramah lingkungan dengan teknologi canggih. Melalui kombinasi baterai berkapasitas besar dan sistem pengisian cepat, Honda optimis dapat memenuhi kebutuhan mobilitas pengguna kendaraan listrik di Indonesia.
(lam)