LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Deep learning atau pembelajaran mendalam yang tengah hangat dibicarakan, masih dalam proses perencanaan dan belum disahkan.
Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen)
Prof Abdul Mu'ti dalam Seminar Nasional dan Sosialisasi Program Deeplearning siaran YouTube tvMU Channel, Senin (17/2/2025).
"Ini (
deep learning) masih
on going process. Jadi masih mungkin saja dalam seminar ini, bisa memperkaya konsep yang kami miliki, masih mungkin diperkaya penerapannya," ujar Prof Mu'ti.
Ia pun menegaskan bahwa hingga kini dirinya belum menandatangani soal
deep learning tersebut, sebagai tanda sah diberlakukan.
"Saya belum tanda tangani, ini belum keputusan, masih
on going procces. Yang akan keluar tidak jauh beda dengan naskah akademik," jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa setelah pengesahan,
deep learning tidak langsung diterapkan di seluruh sekolah di Indonesia, melainkan hanya sekolah terpilih saja.
"Kami akan pilih sekolah model, sekolah mana yang siap menerapkan
deep learning ini. Hingga kini kami belum ada pelatih jadi kami akan mengadakan pelatihan untuk para pelatih, setelah ditandatangani," ungkap Abdul Mu'ti.
Demi kesuksesan konsep
deep learning, Mu'ti mengatakan, akan merencanakannya dengan matang. Ia mengumpulkan para pakar dari berbagai latar belakang untuk membantunya merumuskan secara mendalam mengenai konsep
deep learning. "Saya juga dibantu dari berbagai universitas terkemuka hingga pemerhati pendidikan."
(lsi)