LANGIT7.ID-, Jakarta - -
Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) dirancang sebagai model pendidikan yang mengintegrasikan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu sistem tata Kelola, pembelajaran, pengembangan talenta, serta penjaminan mutu yang berkesinambungan.
Tak hanya itu, SNT juga menjadi pengungkit transformasi pendidikan di daerah melalui pengembangan dan pemberdayaan potensi lokal, inovasi, dan kolaborasi dengan sekolah-sekolah di sekitarnya, dengan tujuan utama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.
Dalam penyelenggaraannya, SNT hadir dalam dua skema yaitu pertama, melalui pembangunan sekolah baru. Atau kedua, peningkatan dan penggabungan sekolah yang sudah ada. Program dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini menggabungkan jenjang pendidikan dalam satu kawasan terpadu.
Desain kurikulum di SNTKurikulum yang diterapkan di SNT adalah Kurikulum Nasional dengan pendekatan Pembelajaran Mendalam (deep learning) berbasis STEAMS (Science, Technology, Engineering, Arts, Mathematics, and Sports), digitalisasi pembelajaran, dan pengayaan tingkat global.
Siapa saja murid SNTPendaftaran dibuka untuk tingkat awal di setiap jenjang, yaitu Kelas 7 (SMP) dan Kelas 10 (SMA). Setiap pendaftar harus menjalani proses seleksi yang bersifat inklusif dan berbasis prestasi (akademik/non-akademik) di bidang science, Technology, Engineering, Art, Mathematics, Sports (STEAMS).
Tentunya prestasi tersebut telah dikurasi Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dan Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT), serta prestasi nonakademik di luar SIMT yang berfokus pada kepemimpinan dan organisasi.
Baca juga: Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi Dipercepat, Mendikdasmen Tinjau Kesiapan Lahan di JeparaPendaftar diprioritaskan bagi:- Calon murid yang berdomisili di kabupaten/kota yang sama dengan lokasi SNT tersebut.
- Calon murid dari keluarga berpendapatan menengah ke bawah dengan tetap berlandaskan prinsip merit berbasis pada prestasi akademik dan nonakademik.
Lokasi SNTPemerintah menyiapkan pembangunan SNT di 37 lokasi. Sebanyak 17 lokasi ditargetkan mulai memberikan layanan pada Tahun Ajaran 2026/2027, sedangkan 20 lokasi lainnya akan memasuki tahap pembangunan pada tahun ini dan mulai menerima murid baru pada tahun 2027.
17 Lokasi SNT di setiap kabupaten/kota yang telah siap tahun ini yaitu:
1. Kabupaten Bogor
2. Kabupaten Cianjur
3. Kabupaten Gowa
4. Kabupaten Bone Bolango
5. Kota Tidore Kepulauan
6. Otorita Ibu Kota Nusantara
7. Kabupaten Banyumas
8. Kabupaten Jepara
9. Kota Subulussalam
10. Kota Tarakan
11. Kabupaten Donggala
12. Kabupaten Bolaang Mongondow
13. Kabupaten Minahasa Utara
14. Kabupaten Kupang
15. Kabupaten Buton Tengah
16. Kabupaten Tebo
17. Kabupaten Tanjung Jabung Timur
Fasilitas SNTSekolah Nasional Terintegrasi dilengkapi dengan sarana dan prasarana sebagai berikut:
1. Smart Classroom and Green Schools yaitu ramah lingkungan, modular dan fleksibel untuk berbagai metode pembelajaran
2. World-Class Laboratories
- Sains (Biologi, Fisika, Kimia, Biotek)
- Komputer dan AI
- Bahasa
- Lahan Pertanian, Peternakan, dan Ruang Pengembangan Skill
- Lengkap sesuai standar internasional
Baca juga: Pendaftaran Sekolah Nasional Terintegrasi di IKN Telah Dibuka, Siap Jadi Angkatan Pertama?3. Future Library & Learning Commons
- Akses e-journal global
- Terdapat Ruang diskusi dan co-working untuk murid
- Lengkap sesuai standar internasional
4. Creative Arts and Studio
- Studio music (tradisional & modern)
- Studio seni rupa
- Studio tari & teater
- Auditorium
5. Teachers' Innovation Hub
- Co-working style
- Digitalized system
- Ruang kolaborasi guru
6. International Sport Center
- Lapangan Sepakbola, basket, dan kolam renang terstandar
- Track and Field
- GOR multifungsi (Tenis, Badminton, Voli dan lainnya)
Program SNT merupakan amanat Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan melalui Program Sekolah Nasional Terintegrasi. Pemerintah menargetkan pembangunan 500 layanan SNT secara bertahap hingga tahun 2029.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa SNT bukan sekadar membangun sekolah baru, melainkan menghadirkan layanan pendidikan bermutu yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus menjadi pusat pengembangan pendidikan di daerah.
"SNT merupakan ikhtiar negara untuk mendekatkan layanan pendidikan bermutu kepada anak-anak di daerah, mengembangkan potensi, minat, bakat, karakter, dan talenta murid secara optimal, serta menjadi pusat pertumbuhan mutu bagi sekolah-sekolah di wilayah sekitarnya," ujarnya.
Informasi lebih lanjut termasuk soal pendaftaran murid SNT bisa mengakses laman resmi
https://snt.kemendikdasmen.go.id(lsi)