LANGIT7.ID-Jakarta; Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengunjungi kamp pengungsi Tulkarem di Tepi Barat utara pada Jumat. Kunjungan ini diikuti dengan perintah kepada militer untuk meningkatkan serangan yang telah berlangsung sebulan, setelah terjadi tiga ledakan bom di bus Israel, demikian menurut kantor kepresidenan.
"Netanyahu baru saja mengunjungi kamp pengungsi Tulkarem" dan memerintahkan lebih banyak "aktivitas operasional" di wilayah tersebut, ungkap kantornya, setelah kunjungan langka ke kamp di wilayah pendudukan Palestina.
Beberapa hari setelah gencatan senjata diberlakukan di Gaza, Israel meluncurkan operasi militer skala besar di utara Tepi Barat yang diberi nama "Iron Wall" (Tembok Besi).
Operasi yang mencakup beberapa kamp pengungsi di dekat kota Jenin, Tulkarem, dan Tubas ini telah menewaskan setidaknya 40 warga Palestina dan mengakibatkan sekitar 40.000 orang mengungsi, menurut data PBB.
Netanyahu menyatakan bahwa militer sedang melakukan "pekerjaan yang sangat penting melawan Hamas dan organisasi teroris lain yang ingin menyerang kami."
Dia menambahkan bahwa Israel telah meningkatkan serangannya selama setahun terakhir, menyerang kamp-kamp yang dianggap menjadi basis kelompok militan Palestina.
"Kami memasuki basis-basis teroris, meratakan seluruh jalan yang digunakan teroris, beserta rumah mereka. Kami mengeliminasi teroris dan komandan mereka," kata Netanyahu.
Kunjungannya ke Tulkarem dilakukan setelah tiga bus meledak di kota Bat Yam, Israel tengah, pada Kamis malam tanpa menimbulkan korban jiwa.
Komandan polisi Israel tengah, Haim Sargarof, dalam pengarahan yang disiarkan televisi mengatakan bahwa perangkat yang digunakan untuk memicu ledakan tersebut mirip dengan yang ditemukan di Tepi Barat.
Kekerasan di Tepi Barat meningkat sejak perang Gaza pecah pada Oktober 2023.
Pasukan atau pemukim Israel telah menewaskan setidaknya 898 warga Palestina, termasuk banyak militan, di Tepi Barat sejak awal perang Gaza, menurut kementerian kesehatan Palestina.
Sedikitnya 32 warga Israel tewas dalam serangan Palestina atau operasi militer Israel di wilayah tersebut selama periode yang sama, menurut data resmi Israel.
(lam)