LANGIT7.ID, Bandung - Staf Khusus Presiden RI Angkie Yudistia mengapresiasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) atas capaian tertinggi kedua setelah Jawa Timur (Jatim) dalam pemberian vaksinasi dosis pertama khusus penyandang disabilitas. Angkie menambahkan, jumlah vaksinasi untuk disabilitas di Pemprov Jabar mencapai 101,01 persen.
Keberhasil tersebut merupakan hasil kolaborasi lintas sektoral yang dibangun sejak awal program vaksinasi khusus disabilitas berjalan. Menurutnya, tanpa kolaborasi lintas sektoral yang baik angka seratus persen sulit diraih.
Baca Juga: Vaksinasi Disabilitas Jabar Capai Target, Kang Emil: Terima Kasih Pemerintah Pusat"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Ridwan Kamil selaku Gubernur Jabar beserta jajarannya yang telah memberikan kemudahan dan kelancaran untuk teman-teman penyandang disabilitas mendapatkan vaksinasi jenis Sinopharm yang merupakan vaksin hibah dari Raja Uni Emirat Arab untuk Presiden Joko Widodo," kata Angkie dalam acara Gebyar Vaksinasi Jawa Barat, di Sekolah Luar Biasa Negeri Cicendo, Kota Bandung, Sabtu (25/9/2021).
"Capaian luar biasa tersebut tercipta berkat kolaborasi lintas sektoral yang baik, capaian seratus persen ini sulit diraih. Semoga dengan banyaknya teman-teman disabilitas yang sudah divaksin kekebalan komunal di kalangan disabilitas dapat terbentuk dan mereka bisa produktif lagi dan roda ekonomi kembali normal," ungkapnya.
Angkie menambahkan, dalam program vaksinasi khusus penyandang disabilitas di Jabar menargetkan 60.824 penyandang disabilitas bisa mendapatkan vaksinasi. Namun, lantaran antusias penyandang disabilitas di Jabar sangat tinggi capaiannya pun melebihi dari target.
Baca Juga: Ala Bikers, Ridwan Kamil Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Bandung"Sebenarnya pemerintah menargetkan untuk disabilitas bisa divaksin di Jawa Barat sebanyak 60.824, tapi karena tingginya antusias teman-teman disabilitas untuk divaksin bisa melebihi target sampai 61.438. Dengan tingginya angka pemberian vaksinasi, diharapkan dapat terbentuk
herd immunity di kalangan penyandang disabilitas dan keluarganya," ungkapnya.
Dengan capaian itu, kata dia, tugas berikutnya mengawal pemberian dosis kedua yang sudah di mulai sejak 10 September lalu. Harapannya, jumlah disabilitas yang divaksin dosis kedua sama seperti pertama.
Angkie juga berharap pelaksanaan gebyar vaksinasi yang diadakan serentak di 20 Kabupaten dan Kota di Jabar dapat menjangkau seluruh penyandang disabilitas yang belum mendapatkan vaksinasi Covid-19. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama antara Pemprov Jabar, pemerintah kabupaten atau kota, Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran bersama Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo).
Baca Juga: 11 Masjid Megah Rancangan Ridwan Kamil, No 5 di Wilayah Perang"Saya juga menyambut baik dengan diadakannya Gebyar Vaksinasi di Jawa Barat, semoga teman-teman penyandang disabilitas yang belum mendapat vaksinasi bisa segera divaksin dengan mendatangi sentra-sentra vaksinasi yang ada,"ujarnya.
Seperti kita ketahui bahwa beberapa waktu lalu Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendapatkan vaksin hibah jenis Sinopharm dari Raja Uni Emirat Arab sebanyak 450.000 dosis. Jokowi mengintruksikan vaksin tersebut diberikan kepada 225.000 penyandang disabilitas.
Baca Juga:
Jelang Gajian, 7 Hal Ini Bisa Dilakukan agar Hidupmu Berkah
7 Tempat Kemah Alam Terbuka Seru untuk Ajak Si Kecil Berlibur(asf)