Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 03 Juni 2026
home masjid detail berita

Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib, Dapatkan Rumah Semegah Istana

fajar adhitya Selasa, 28 September 2021 - 14:54 WIB
Keutamaan Shalat Sunnah Rawatib, Dapatkan Rumah Semegah Istana
Keutamaan shalat sunnah rawatib. (Foto: Istimewa).
LANGIT7.ID, Jakarta - Keutamaan shalat sunnah rawatib di antaranya mendapatkan rumah semegah istana. Hal ini diriwayatkan dalam hadist shahih dari Ummu Habibah, istri Rasulullah.

Shalat sunnah rawatib dikerjakan sebelum dan setelah menjalankan shalat wajib dan dikerjakan dalam jumlah empat atau dua rakaat. Shalat sunah ini terbagi dua bagian, yaitu sunah muakkad dan sunah ghairu muakkad.

Diriwayatkan Imam Muslim, dari Ummu Habibah, Istri Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dia berkata: "Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda: "Seorang hamba yang muslim melakukan shalat sunnah yang bukan wajib, karena Allah, (sebanyak) dua belas rakaat dalam setiap hari, Allah akan membangunkan baginya sebuah rumah (istana) di surga."

Ummu Habibah radhiyallahu anha berkata, "Setelah aku mendengar hadits ini aku tidak pernah meninggalkan shalat-shalat tersebut."

Dua belas rakaat dalam riwayat tersebut terdiri dari empat rakaat sebelum shalat Dzuhur, dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat sesudah Isya dan dua rakaat sebelum Subuh.

Dalam riwayat lain menurut hadits-hadits tentang keutamaan shalat sunnah Rawatib, jumlah rakaat shalat sunnah penyerta shalat fardhu ini berjumlah 18 atau 17 rakaat yang terdiri dari 10 Rawatib muakkad (sangat dianjurkan), dan sisanya ghairu muakkad (anjurannya tidak sekuat muakkad).

Shalat Rawatib 17 rakaat terdiri dari 10 rakaat sunnah muakad, yakni dua sebelum Subuh, dua rakaat sebelum Dzuhur, dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah Maghrib, dan dua rakaat setelah Isya. Sedangkan ghairu muakkad terdiri dari empat rakaat sebelum Dzuhur, empat rakaat sebelum Ashar, dan tiga rakaat sesudah Isya (dua rakaat Rawatib, satu rakaat Witir).

Adapun bila dikerjakan 18 rakaat terdiri dari 10 rakaat muakad, yakni dua rakaat sebelum Zuhur, dua rakaat setelah Dzuhur, dua rakaat setelah shalat Maghrib, dua rakaat setelah shalat Isya', dan dua rakaat sebelum shalat Subuh.

Adapun shalat sunnah rawatib ghairu muakkad ada delapan, yaitu, dua rakaat tambahan dari empat rakaat sebelum shalat Dhuhur, dua rakaat tambahan dari empat rakaat setelah shalat Zhuhur, dan empat rakaat sebelum shalat Ashar.

(bal)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 03 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:47
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)