Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home masjid detail berita

5 Manfaat Salat dalam Membentuk Karakter Seorang Muslim

Muhajirin Selasa, 14 Februari 2023 - 06:00 WIB
5 Manfaat Salat dalam Membentuk Karakter Seorang Muslim
ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Ketua Yayasan Al Amalu Bil Iman, Ustaz Bahrul Ulum Risno, menjelaskan, Islam merupakan agama yang sempurna. Segala sendi kehidupan telah diatur dalam Al Qur’an sunah. Mulai dari bangun tidur sampai tidur pun ada aturannya.

Banyak pelajaran kehidupan yang bisa dipetik dalam ajaran-ajaran Islam. Ustaz Bahrul mencontohkan salat. Dalam ibadah salat, ada banyak pelajaran hidup yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Islam memberi pelatihan kepada kita lima kali sehari untuk menjadi pelajar, pekerja, dan pengusaha sukses melalui amalan disiplin,” kata Ustaz Bahrul dalam webinar Bekerja dengan Iman yang digelar Yayasan Al Amalu Bil Iman, beberapa waktu lalu.

Salat Mengajarkan Taat terhadap Aturan

Dari Abu Hurairah RA, Nabi SAW bersabda, “Jika engkau Hendak salat, maka sempurnakanlah wudhu. Kemudian hendaklah menghadap kiblat. Lalu bertakbirlah. Lalu bacalah ayat Al Qur’an yang mudah bagimu. Lalu rukuklah hingga thumakninah ketika rukuk.

Lalu bangkitlah hingga engkau berdiri. Lalu sujudlah hingga engkau tumaninah ketika sujud. Kemudian, bangkitlah hingga engkau tumaninah ketika duduk. Kemudian sujud kembali hingga engkau tumaninah ketika sujud. Kemudian lakukan seperti itu dalam setiap salatmu.”

Ada aturan dan syarat sah dalam salat. Seorang muslim tidak boleh salat seenaknya saja. Misalnya salat lima rakaat saat duhur, atau salat pada waktu-waktu terlarang.

Baca Juga: Wajib Tahu, Lima Amalan Ini Tak Boleh Ditunda Pengerjaannya

“Pelajar memiliki aturan mata pelajaran, akademis. Bekerja selalu ada peraturan yang mengikat, demikian juga pengusaha mengikuti aturan tertulis maupun tidak (etika berusaha),” ujar Ustaz Bahrul.

Salat Mengajarkan Kebersihan

Suatu hari Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabatnya, “Ceritakanlah kepadaku seandainya ada sungai yang membentang di depan rumah seseorang di antara kalian. Lalu ia mandi di sungai itu setiap hari sebanyak lima kali. Apakah masih tersisa suatu kotoran yang melekat pada tubuhnya?”

Para sahabat menjawab, “Tentu tidak ada satu kotoran pun yang tersisa pada tubuhnya.” Kemudian Rasulullah bersabda, “Demikianlah perumpamaan salat lima waktu. Allah menghapus segala dosa dengan salat lima waktu tersebut.” (HR Lima Ahli Hadits, kecuali Abud Daud)

Baca Juga: Kunjungi Palestina, Menteri Inggris Salat di Masjid Al-Aqsa

Kebersihan bagian dari iman. Ini menjadi salah satu ajaran inti dalam Islam. Orang yang hendak salat pun diwajibkan membersihkan diri melalui wudu. salat seseorang tidak akan diterima jika tidak berwudu atau tayamum terlebih dahulu.

“Sebagai pelajar, pegawai dan pengusaha selalu disiplin tentang kebersihan, lebih lagi dengan berwudu lima kali sehari. Bagaimana tidak, kita diminta untuk bersih dan suci saat mau salat,” kata Ustaz Bahrul.

Salat Mengajarkan Kepemimpinan

“Apabila mereka bertiga, hendaklah salah seorang menjadi imam, dan yang paling berhak menjadi imam adalah orang yang paling menguasai Al Qur’an.” (HR Abu Daud)

Baca Juga: Imam Masjid Diserang saat Salat Berjamaah, Begini Kata Buya Yahya

Jika Anda datang ke masjid, maka ada pelajaran kepemimpinan di sana. Presiden ataupun menteri yang menjadi makmun akan mengikuti gerakan imam salat. Tidak boleh mendahului imam. Ini adalah pelajaran kepimpinan dalam salat.

“Ada aturan tersendiri yang tidak mudah untuk menjadi pemimpin, dicontohkan sebagai imam salat, saat memimpin berbuat salah diingatkan oleh yang dipimpin (makmum),” ujar Ustaz Bahrul.

Salat Mengajarkan untuk Fokus

Ustaz Bahrul menjelaskan, khusyu artinya takut kepada Allah. Dalam salat, khusyu diperintahkan di setiap gerakan. Mulai dari berdiri, rukuk, sujud, duduk di antara dua sujud, hingga salam. Semua diwajibkan khusyu atau fokus.

Baca Juga: Lewat Musala Transparan, Qatar Dakwahkan Islam ke Fans Piala Dunia

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam salatnya. “(QS. Al Mu’minun: 1-2)

“Jadikanlah sabar dan salat sebagai penolongmu, dan sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (yaitu) orang-orang yang meyakini, bahwa mereka akan menemui Tuhannya, dan bahwa mereka akan kembali kepada-Nya.” (QS Al Baqarah: 45-46)

Dalam kehidupan sehari-hari pun demikian. Seseorang harus fokus pada tiap-tiap aktivitas. Pekerjaan yang dilakukan dengan fokus akan memberikan hasil yang memuaskan.

Baca Juga: Begini Cara Salat Saat Perjalanan Naik Pesawat

“Sebagai pelajar yang tidak fokus dengan pelajarannya tidak akan mendapatkan hasil yang diharapkan, demikian juga karyawan atau pengusaha,” kata Ustaz Bahrul.

Salat Mengajarkan Reward and Punishment

“Siapa saja yang menjaga salat, maka dia akan mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan pada hari kiamat.” (HR Ahmad 2: 169 dengan sanad yang Hasan)

Allah Ta’ala menjanjikan surga bagi orang salat. Bahkan, salat dijadikan tiang agama. Semua amal kebaikan seseorang tidak akan diterima jika salatnya tidak diterima.

Baca Juga: Pelajaran dari Video Viral Mike Tyson, Jangan Tinggalkan Salat

“Keberhasilan pelajar adalah kelulusan, pegawai mendapatkan promosi, pengusaha mendapatkan keuntungan,” tutur Ustaz Bahrul.

“Sedangkan siapa saja yang tidak menjaga salat, dia tidak akan mendapatkan cahaya, petunjuk dan keselamatan dan pada hari kiamat nanti, dia akan dikumpulkan bersama Qarun, Fir’aun, Haman, dan Ubay bin Khalaf.” (HR Ahmad 2: 169 dengan sanad yang Hasan)

Meski ada ganjaran surga bagi orang yang salat, tapi ada pula balasan bagi orang-orang yang meninggalkan ibadah mulia tersebut. Ini mengajarkan seseorang tentang konsekuensi terhadap kelalaian, kemalasan, dan perbuatan-perbuatan buruk.

Baca Juga: Ini 4 Tanda Salat Kita Diterima Allah SWT

“Sebagai pelajar akan ketinggalan, pegawai yang tidak berprestasi, pengusaha yang mengalami kerugian,” ungkap Ustaz Bahrul.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)