LANGIT7.ID-Jakarta; Banyak dari kita yang menganggap kulit kepala gatal hanya disebabkan oleh ketombe atau kurangnya perawatan. Namun, tahukah Anda bahwa gatal yang terus-menerus bisa menjadi tanda kondisi kulit lain yang lebih serius, seperti psoriasis?
Psoriasis, meski lebih sering dikaitkan dengan masalah kulit lainnya, ternyata bisa mempengaruhi kulit kepala dan menyebabkan gejala yang serupa dengan ketombe.
Dengan pemahaman yang tepat, Anda bisa lebih cepat mengenali tanda-tanda tersebut dan mencari pengobatan yang sesuai.
Psoriasis sendiri adalah penyakit kulit kronis yang bersifat inflamasi sistemik.
Penyakit ini tidak hanya dapat terjadi pada orang dewasa, tetapi juga bisa dialami oleh semua usia. Gejalanya bisa bervariasi, mulai dari plak kemerahan yang ditutupi sisik tebal berwarna putih perak hingga kulit kepala yang terasa gatal dan bersisik.
Meskipun psoriasis sering dianggap sebagai penyakit kulit biasa, pemahaman yang tepat bisa membantu Anda mengenali gejalanya lebih awal dan mengambil tindakan pencegahan.
Gejala psoriasis pada kulit kepala:
Secara umum, gejala psoriasis akan muncul dengan kondisi berikut:
• Kulit kepala yang memerah, kering, tebal, dan bersisik.
• Kuku yang menebal dengan tekstur tidak merata.
• Rasa gatal dan kadang-kadang panas yang membuat tidak nyaman.
• Kulit kering yang bisa pecah-pecah dan berdarah.
Psoriasis tidak serta-merta muncul begitu saja. Beberapa faktor yang dapat memicu terjadinya psoriasis meliputi:
• Riwayat keluarga: Psoriasis sering kali diturunkan dalam keluarga.
• Stres: Kondisi emosional yang berat dapat memicu psoriasis.
• Obesitas: Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko psoriasis.
• Trauma pada kulit: Cedera atau luka pada kulit dapat memicu gejala.
• Merokok: Kebiasaan merokok dapat memperburuk kondisi psoriasis.
• Konsumsi alkohol: Alkohol dapat memicu atau memperburuk psoriasis.
• Infeksi bakteri/virus: Infeksi tertentu, seperti streptokokus atau HIV, dapat memicu psoriasis.
Dengan mengetahui faktor pemicu dan gejala psoriasis, diharapkan kita bisa lebih waspada dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika gejala semakin parah. Apalagi jika terdapat bintil atau luka pada kulit yang disertai demam, kelelahan, nyeri otot, atau pembengkakan sendi.(*)
(lam)