LANGIT7.ID, Semarang - Biasakan menjaga pola hidup sehat dengan menyantap makanan yang banyak protein dan berserat tinggi. Makanan berlemak dan asupan garam harus dibatasi, karena bisa memicu penyakit jantung.
Lemak jenuh, akan menyumbangkan kolesterol jahat. Adapun kolesterol jahat sendiri bisa mempengaruhi fungsi jantung menjadi tidak bisa bekerja maksimal.
Selain makanan berlemak, garam karena sifatnya yang menarik air, menaikkan tekanan darah yang akan berpengaruh pada kesehatan jantung. Pada orang yang hipertensi, dimana pembulu darahnya kaku ketika kaku maka jantung harus memompa kuat dan lama-lama nanti jantungnya akan membesar dan bisa menyebabkan gagal jantung.
Hal itu disampaikan oleh dr Annta Kern Nugrohowati, M.Si, SpGK, dokter spesialis gizi Klinik Rumah Sakit Nasional Diponegoro (RSND) Universitas Diponegoro, Semarang, Rabu (29/9).
Baca juga:
Tak Hanya untuk Kulit, Ini Manfaat Lain dari Minuman Kolagen“Konsumsi garam harus benar-benar diperhatikan baik pada orang yang sehat, agar tidak mengalami kenaikan risiko darah tinggi, sehingga berpengaruh pada jantung. Untuk orang yang sudah mengalami sakit jantung, ini tidak menambah berat kerja jantungnya,” kata dr Annta.
Dikatakan, lemak jenuh bisa menyumbang lemah jahat yang tinggi. Lemak jenuh sumbernya dari lemak trans, yang terkandung pada bahan-bahan makanan yang mengalami proses hidrogenasi seperti minyak nabati dan minyak sawit.
“Minyak trans juga terkandung dalam biskuit crackers, cookies dan donut,” ucapnya
Baca juga:
Apakah Bisa Hidup Tanpa Gula? Begini Cara MenyiasatinyaPerlu kesadaran untuk mencegah penyakit jantung dan mengantisipasi kematian dini akibat penyakit jantung. Supaya jantung tetap terpelihara yang baik, harus mengonsumsi makanan dari bahan-bahan yang bervariasi dan tidak monoton. Usahakan makanan-makanan yang tinggi serat, seperti sayur dan buah.
“Pilihlah jenis makanan yang segar dan lauk yang memiliki protein yang baik serta sehat. Kurangi asupan gula. Angka kematian di dunia ini, 70% disebabkan oleh penyakit yang bukan infeksi, 45% terkait dengan penyakit jantung dan pembuluh darah, artinya kita harus aware (menyadari),” tutur dia.
“Penyakit jantung mengalami kenaikan, jadi sayangi jantung Anda dengan mengonsumsi makanan-makanan yang tepat, agar jantung tetap sehat,” pesan dr Annta.
(sof)