LANGIT7.ID-
Abu Ubaidah Yusuf bin Mukhtar as-Sidawi dalam bukunya berjudul "
Keagungan Hari Arafah" mengatakan doa adalah kunci segala kebaikan di dunia dan akhirat. Namun, agar doa dikabulkan, perlu memperhatikan adab-adab berikut:
1. Memilih Waktu dan Keadaan yang MuliaBeberapa waktu mustajab: Sepertiga malam terakhir, antara azan dan iqamah, saat sujud, Hari Arafah, dan ketika minum air zamzam.
Selain itu ada juga beberapa keadaan, yaitu: Doa orang tua untuk anaknya, doa musafir, doa orang yang terzalimi, dan doa anak untuk orang tuanya
2. Merendah dan KhusyukBaik dari segi sikap tubuh maupun pakaian, agar lebih khusyuk.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah tidak mengabulkan doa dari hati yang lalai.” (HR. Tirmidzi: 3479)
Baca juga: Pengertian Doa, Tata Cara, 10 Waktu yang Baik, serta Tempat Terbaik Berdoa 3. Mengangkat Tangan ke Arah LangitIni adalah adab utama dalam berdoa dan termasuk penyebab terkabulnya doa. Nabi ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Rabb kalian Maha Hidup dan Maha Mulia. Dia malu jika seorang hamba mengangkat tangan memohon kepada-Nya, lalu dikembalikan tanpa apa-apa.” (HR. Abu Dawud: 1488)
4. Mengulang-ulang DoaSemakin sering doa diulang, semakin menunjukkan kesungguhan.
Rasulullah ﷺ bersabda: “Jika salah seorang di antara kalian berdoa, hendaklah memperbanyak permintaan.” (HR. Ibnu Hibban: 2403)
5. Yakin Akan DikabulkanRasulullah ﷺ bersabda: “Janganlah salah seorang dari kalian berkata: ‘Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau menghendaki,’ tapi hendaklah dia bersungguh-sungguh dalam permintaannya.” (HR. Bukhari: 6339, Muslim: 2678)
Baca juga: Adab Haji dan Umrah: Berdoa Keluar Rumah dan Doa Safar(mif)