LANGIT7.ID - , Jakarta - Menekuni bisnis pada masa pandemi merupakan tantangan tersendiri. Di mana daya beli sedang menurun, pergerakan manusia dibatasi, dan grafik ekonomi secara keseluruhan juga sedang menurun.
Namun ternyata ada juga yang bisnisnya justru naik trennya saat masa pandemi. Padahal bukan di sektor esensial seperti dunia medis.
Secara umum, sektor bisnis dunia fashion sedang menurun, tapi tidak dengan brand fashion KAMI., yang justru omsetnya naik 30% ketika pandemi melanda.
Baca Juga : Produk Fashion Muslim Bakal Dihadirkan di 5 Destinasi Super PrioritasKAMI merupakan merek fashion modest asal Indonesia yang diperuntukan bagi kaum wanita.
"Bisnis KAMI tumbuh 30% lebih maju saat pandemi dibanding sebelum pandemi, alhamdulillah," ujar Alvina Candarini, salah satu founder KAMI.
Lalu apa saja kira-kira yang menjadi rahasia atau tips dari brand kami yang baru saja melaunching produk terbarunya 'The Monogram Scraft' sehingga omsetnya justru naik saat pandemi.
Berikut penjelasan dari Nadya Karina, Istafiana Candarini dan juga Alvina Candarini, yang membidani brand fashion muslim di acara konferensi pers pada Jumat (1/10/2021).
1. Memahami keinginan konsumenSelama pandemi brand ini memahami ada komunikasi yang terputus, sejak mall dan outlet tidak boleh dibuka pada awal pandemi. Akhirnya mereka mulai membuat metode komunikasi secara online agar bisa menyapa para konsumennya.
Salah satunya dengan membuat kegiata-kegiatan virtual, seperti kajian Islam, kegiatan olahraga secara daring. Tujuannya agar tetap menjalin komunikasi dengan konsumen atau yang biasa disapa KAMI people.
Selain itu, KAMI pun memfasilitasi konsumen yang ingin membeli langsung di toko dengan cara membuat program live di sosial media. Dalam siaran live tersebut, produk diperagakan seperti layaknya pembeli langsung di toko.
Baca Juga : Kiat Bisnis Fashion Lokal Tetap Bertahan Saat Pandemi2. Produk yang dikeluarkan harus tepatProduk yang dikeluarkan hendaknya jangan menjadi follower produk lain, agar identitas brand menjadi kuat. Buatlah observasi modest fashion sendiri.
Selama pandemi, KAMI tetap produktif menghasilkan produk-produk berkualitas. Agar pas dengan kondisi yang terjadi saat ini, label fashion ini pun mengeluarkan tren baju santai di rumah. Ditujukan bagi konsumen yang ingin tetap tampil chic meski di rumah saja.
Brand fesyen yang sudah berdiri selama 12 tahun ini pun mengeluarkan pakaian olahraga. Hingga saat ini mengeluarkan produk scraf monocromatic simpel yang disesuaikan dengan tren masyarakat saat ini.
3. Punya minat di dunia usaha yang digeluti Penting sekali menentukan apa yang menjadi minat dalam berbisnis, agar bisa menikmati dan rasa merasa bahagia. Jika, tidak berminat di bidang fashion sebaiknya jangan memaksakan diri terjun ke dunia ini.
(est)