Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home global news detail berita

Warga Iran Skeptis Gencatan Senjata akan Bertahan: Ini Hanya Jeda

lusi mahgriefie Rabu, 25 Juni 2025 - 09:21 WIB
Warga Iran Skeptis Gencatan Senjata akan Bertahan: Ini Hanya Jeda
Warga Iran mengangkat bendera dan meneriakkan yel-yel selama unjuk rasa memprotes serangan AS terhadap Iran di Enghelab Square (22/6) Atta Kenare/AFP
LANGIT7.ID, - Warga Iran menilai skeptis bahwa gencatan senjata antara Israel dan Iran akan bertahan lama.

Presiden AS Donald Trump pada Senin mengumumkan bahwa Israel dan Iran telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata total. Kesepakatan ini berpotensi mengakhiri perang 12 hari yang menyebabkan jutaan warga melarikan diri dari Teheran dan memicu kekhawatiran eskalasi konflik di kawasan.

Di ibu kota Iran, Teheran, setelah kemarin malam terjadi pengeboman hebat dan kemudian dimulainya gencatan senjata yang rapuh antara Israel dan Iran, menyusul hampir dua minggu serangan udara yang intens, kebingungan, ketidakpastian, dan ketidakpercayaan.

Baca juga: Komisi I DPR Dukung Gencatan Senjata Iran Israel, Indonesia harus Jadi Pioner Perdamaian

Beberapa keluarga yang mengungsi selama konflik bergegas pulang, sementara yang lain bersikap lebih berhati-hati.
Bagi Samaneh (37) seorang reporter saat diwawancarai Al Jazeera mengatakan, malam pengeboman itu adalah malam terburuk.

"Malam terakhir pengeboman adalah yang terburuk. Saya benar-benar berpikir saya tidak akan pernah bertemu orang-orang yang saya cintai lagi," katanya, sambil mengkhawatirkan keluarga dan teman-teman di tempat lain di ibu kota Iran.

Gencatan senjata, yang dimulai pada Selasa, hanya membawa sedikit kelegaan bagi mereka, seperti Sameneh, yang meragukan gencatan senjata akan bertahan lama, terutama di tengah klaim pelanggaran dan janji pembalasan.

“Saya tahu gencatan senjata ini hanya sementara,” jelas Samaneh, seraya menambahkan bahwa ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump pertama kali mengumumkannya pada hari Senin, ia mengira itu hanya permainan psikologis biasa
“Dia sedang mempermainkan kita,” mengutip dari aljazeera.com, Rabu (25/6/2025).

Sameneh mengaku tidak percaya bahwa kedua belah pihak, baik Israel maupun Iran menyetujuinya. “Saya terus menduga seseorang akan menyabotase semuanya,” kata wanita yang tinggal di Teheran itu.

Baca juga: Korban Sipil Iran Tembus 610 Akibat Serangan Israel Sejak 13 Juni

“Baru setelah [Menteri Luar Negeri Abbas] Araghchi memposting di Telegram yang mengonfirmasi [gencatan senjata dalam] pesan resmi dari Oman, saya merasa lega disertai kesedihan, kemarahan, dan ketakutan,” tambahnya.

“Saya sangat putus asa. Namun setidaknya setelah 12 malam, saya berharap akhirnya bisa tidur lagi,” katanya.
Ia pun mengaku sakit hati untuk orang-orang Gaza, Palestina, Lebanon karena mereka telah menanggung penderitaan seperti ini selama bertahun-tahun.

Di Karaj, bagian dari kawasan Teheran Raya, seorang guru sejarah bernama Raha, kini berada di luar negeri bersikeras pulang ketika Israel menyerang Iran. Ia ingin memastikan keluarganya aman.

“Itu bukan perdamaian, itu jeda. Bagaimana kita bisa percaya pada mereka yang berbicara tentang perubahan rezim dan perdamaian dalam satu tarikan napas yang sama?" tanyanya.

Sebelumnya, Trump sempat mengatakan tentang Iran yang menerima "perdamaian" dengan menerima persyaratan AS untuk menyerahkan program nuklirnya.

Pada saat yang sama, Presiden AS telah menyerukan perubahan rezim di Iran dengan cara menulis di media sosial pada hari Minggu lalu.

Baca juga: Bisakah Gencatan Senjata Israel-Iran Bertahan Lama? Banyak Tanda Tanya Usai Pengumuman Trump

“Jika Rezim Iran saat ini tidak dapat MEMBUAT IRAN HEBAT LAGI mengapa tidak ada perubahan Rezim??? MIGA!!!"

MIGA merupakan singkatan dari Make Iran Great Again, atau Membuat Iran Hebat Kembali, jargon serupa dengan Make America Great Again atau MAGA yang digaungkan Trump.

MIGA atau Make Iran Great Again merupakan jargon serupa dengan Make America Great Again (MAGA) yang digaungkan oleh Presiden AS Donald Trump.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)