Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 04 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Solusi Keterbatasan Daya Tampung SPMB, Pemerintah Tingkatkan Kerjasama Sekolah Swasta

lusi mahgriefie Ahad, 29 Juni 2025 - 10:33 WIB
Solusi Keterbatasan Daya Tampung SPMB, Pemerintah Tingkatkan Kerjasama Sekolah Swasta
LANGIT7.ID-, Jakarta - - Pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 di berbagai wilayah mengalami kendala keterbatasan daya tampung sekolah. Menyikapi hal ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara aktif mendorong pemerintah daerah kerja sama dengan sekolah swasta yang terakreditasi.

"Pemerintah terus berupaya meningkatkan akses dan pemerataan mutu pendidikan melalui kerja sama dengan sekolah-sekolah swasta terakreditasi membantu siswa dari keluarga tidak mampu bersekolah di swasta," tutur Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat saat meresmikan gedung baru SDI Persis 55 Serang, beberapa hari lalu.

Sebelumnya, Wamen Atip sempat berdiskusi dengan Sekretaris Daerah Kota Serang, Nanang Saefudin, dan Kepala SDI Persis 55 Serang, Hasbullah, terkait pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) di wilayah tersebut. Diskusi mencakup isu daya tampung sekolah dan pentingnya dukungan pemerintah terhadap siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri.

Baca juga: Kemendikdasmen Meminta Masyarakat Turut Aktif Awasi SPMB, Guna Mitigasi Kecurangan

Hasbullah menyampaikan bahwa pelaksanaan SPMB di sekolahnya berjalan lancar, namun masih banyak calon siswa yang belum tertampung karena keterbatasan ruang kelas. Ia berharap ke depan kapasitas sekolah dapat ditingkatkan agar semakin banyak anak yang dapat mengakses pendidikan.

Pada kesempatan yang sama, Wamen Atip juga mengapresiasi kondisi lingkungan sekolah yang dinilai bersih dan nyaman sebagai pendukung proses belajar mengajar. Ia menekankan bahwa tampilan fisik sekolah yang rapi dan sehat mencerminkan kemajuan pendidikan. "Fasilitas pendidikan yang bersih menunjukkan perhatian terhadap kesehatan dan kenyamanan belajar, bukan sekadar kemewahan," ujarnya.

Ia menambahkan, pentingnya peran guru dalam membentuk karakter dan mencerdaskan peserta didik yang tidak bisa digantikan oleh teknologi, karena pendidikan pada hakikatnya adalah proses membimbing dengan hati dan keteladanan.

"Teknologi adalah alat bantu, tetapi nilai-nilai dan keteladanan tetap diberikan oleh guru. Itulah mengapa guru harus terus didukung kesejahteraannya dan ditingkatkan kompetensinya," jelasnya.

Sebagai bentuk konkret penguatan karakter sejak dini, Kemendikdasmen juga tengah mendorong pembiasaan "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" di sekolah-sekolah. Kebiasaan ini mencakup bangun pagi, berolahraga, makan bergizi, belajar, berkegiatan sosial, dan tidur lebih awal.

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 04 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:54
Ashar
15:15
Maghrib
17:48
Isya
19:01
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)