Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 05 Juni 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Islam Ala Prabowo: Pandangan Dua Tokoh NU-Muhammadiyah (3)

sururi al faruq Rabu, 16 Juli 2025 - 09:11 WIB
Islam Ala Prabowo: Pandangan Dua Tokoh NU-Muhammadiyah (3)
LANGIT7.ID-Setelah pandangan tokoh NU, Prof Dr KH Said Aqil Siraj yang menerjemahkan Islam-nya Presiden Prabowo yang sangat mencerahkan, kini giliran langit7.id menurunkan pikiran pikiran tokoh Muhammadiyah yang juga Mendikdasmen Prof Dr Abdul Mu'ti.

Bagi Prof Mu'ti, ke Islaman Presiden Prabowo bukan Islam yang simbolik, yang sibuk dengan ekspresi luar seperti cara berpakaian, melainkan lebih berorientasi substansi, di mana ke Islamannya Presiden Prabowo lebih aktual yang memihak kepada rakyat.

Tidak hanya itu, Prof Mu'ti juga punya sebutan lain bagi ke Islamannya Presiden Prabowo: Islam patriotik. Brand Islam patriotik ini dianggap cocok karena Presiden Prabowo lahir dari generasi patriotik. Ayahnya adalah Prof Dr Soemitro Djojohadikoesemo, putra dari Raden Mas Margono Djojohadikoesemo yang juga anggota Badan Penyelidik Usaha Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Jabatan lainnya dari Djojohadikoesemo adalah Ketua Dewan Pertimbangan Agung RI serta pendiri Bank Negara Indonesia (BNI).

Baca juga: Islam Ala Prabowo: Pandangan Dua Tokoh NU-Muhammadiyah (2)

Yang publik juga belum banyak tahu ternyata Presiden Prabowo lahir dari keluarga multireligius. Ayahnya beragama Islam, dan ibunya, Dora Marie Sigar (Dora Soemitro) beragama Kristen. Yang menarik seperti pernah diungkapkan Presiden Prabowo bahwa ketika kedua orangtuanya bertengkar pun, tidak pernah membahas soal agama.

Melihat potret keluarga Presiden Prabowo yang multireligius ini, Prof Mu'ti melihatnya seperti miniatur dari negara Pancasila sebagai darul ahdi (rumah perjanjian untuk bersatu) dan darus syahadah (rumah pembuktian cinta dengan kebaikan).

Sebagai pemimpin, Presiden Prabowo yang memiliki background militer sangat kuat ternyata sangat terinspirasi pemimpin dunia Islam. Seperti Presiden Prabowo menjadikan sahabat Nabi Muhammad, Umar Bin Khattab sebagai tauladan pemimpin Islam yang inspirasional. Umar Bin Khattab yang digambarkan berlatar belakang sederhana, memiliki fisik yang hebat, menguasai seni bela diri, gulat dan menunggang kuda. Umar juga digambarkan sebagai orator hebat, menjadi juru tengah dalam perselisihan antar suku suku tetangga. Presiden Prabowo juga sangat faham bahwa Umar Bin Khattab dikenal keras kepala, karena menolak masuk Islam sampai usia 39 tahun. Namun setelah Umar masuk Islam, menjadi pengikuti Nabi Muhammad yang sangat setia.

Baca juga: Islam Ala Prabowo: Pandangan Dua Tokoh NU-Muhammadiyah (1)

Umar yang dikenal ahli hukum, dan sangat saleh, memiliki sifat yang adil. Umar juga diakui Presiden Prabowo sebagai tokoh yang berinisiatif untuk memuilai proses kodifikasi hukum Islam. Bahkan, dalam tulisan prof Mu'ti, Presiden Prabowo menggambarkan Umar telah menerapkan kode etik yang ketat untuk pejabat negara. Misalnya Umar melarang pejabat menghasilkan uang dari bisnis sampingan, termasuk menerapkan prinsip tersebut pada dirinya sendiri.

Presiden Prabowo mengggarisbawahi tentang kepemimpinan Umar Bin Khattab dengan tiga hal: pemikiran yang cemerlang, fisik yang kuat, dan sikap yang teguh. Namun lebih dari segalanya, Presiden Prabowo melihat Umar adalah sang inspirasional karena kemanusiaan yang ditunjukkan adalah menolak semua kekayaan duniawi.

Satu lagi panglima Islam, dalam tulisan Prof Mu'ti yang menjelaskan bahwa Presiden Prabowo sangat terinspirasi oleh kepemimpinan sang jenderal perang di era Nabi Muhammad, yakni sahabat Khalid Bin Walid. kehebatan sebagai jenderal perang, Khalid sampai sampai dijuluki "Pedang Allah" oleh Nabi Muhammad.

Presiden Prabowo menyebut Khalid Bin Walid sebagai jenderal terbaik sepanjang sejarah manusia, dan karena Khalid Islam menjadi agama besar. Meskipun diakui Khalid pernah berperang melawan Islam, namun setelah memeluk Islam Khalid menjadi pimpinan 100-an pertempuran membela Islam.

Melihat tokoh-tokoh yang dikagumi Presiden Prabowo, pantas tatkala melihat sosok pribadi mantan Danjen Kopassus tersebut memiliki pribadi yang berkarakter dan patriotik.

Islam Ala Prabowo: Pandangan Dua Tokoh NU-Muhammadiyah (3)

Jiwa patriotik Presiden Prabowo ini, masih dalam tulisan Prof Mu'ti, dapat dilihat dari kutipan kutipan penting yang dibuat oleh Presiden sendiri. "Di usia saya yang sekarang sudah 70 tahun, saya masih merasa ada dorongan besar di dalam hati saya. Masih ada getaran semangat, masih ada cinta tanah air yang cukup besar, bahkan masih menggebu gebu."

"Saya melihat rakyat saya masih ada yang miskin, masih ada yang menderita. Saya tidak rela melihat bangsa Indonesia tidak seperti bangsa bangsa lain yang sudah maju. Saya tidak rela melihat negara yang begini kaya, kekayaannya dinikmati oleh segelintir orang saja."

"Saya tidak rela begitu banyak kelompok,unsur, pribadi pribadi yang masih ingin memaksakan kehendaknya untuk merusak, bahkan menghancurkan republik yang telah kita bangun dengan susah payah."

"Rasa ingin membela kehormatan bangsa saya, rasa ingin bekerja untuk bangsa saya.Rasa ingin mengangkat bangsa saya menjadi bangsa yang terhormat. Rasa ingin berbuat apa yang perlu diperbuat untuk meringankan penderitaan saudara-saudara saya yang masih menderita."

Berdasarkan bukti bukti tersebut, menurut Prof Mu'ti, tidaklah berlebihan jika dirinya menyebut jiwa ke Islaman Presiden Prabowo senafas dengan jiwa nasionalismenya. Karena itu, bisa dipertanggungjawabkan jika Presiden Prabowo disebut sebagai muslim patriotik. Terutama bagaimana Presiden Prabowo mengejawantahkan pandangan hidup seorang muslim patriotik dalam karir hidupnya dan bagaimana sebagai orang beragama yang autentik namun penuh semangat patriotik dalam berjuang membela hak-hak kewargaan, ke Indonesiaan, keumatan dan kebangsaan.

Sikap teguh, konsisten dan istikomah dalam beragama Islam, meskipun terlahir dari keluarga multireligius ternyata memiliki pribadi yang konsisten dalam bersikap adil terhada[ warga negara tanpa memandang agamanya apa, kepercayaannya apa, rasnya apa, etnis dan golongannya apa. Itulah yang membuat Prof Mu'ti meyakini bahwa Presiden Prabowo adalah tokoh muslim patriotik (bersambung)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 05 Juni 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:16
Maghrib
17:48
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)