LANGIT7.ID-Jakarta; Lagi lagi Kementerian Agama bikin gebrakan. Sebagai upaya meningkatkan kualitas pengajaran bahasa asing, Kementerian Agama melalui Direktorat Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah membuka kesempatan bagi 300 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) untuk mengikuti kursus Bahasa Inggris secara gratis. Program ini merupakan hasil kerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat, menawarkan pelatihan berbasis daring dengan metode interaktif.
Thobib Al Asyhar, Direktur GTK Madrasah, menekankan pentingnya penguasaan metodologi pengajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa MI. “Guru tidak hanya perlu mahir berbahasa Inggris, tetapi juga harus memahami cara mengajarkannya dengan pendekatan yang menyenangkan dan efektif bagi anak-anak,” jelasnya.
Peserta yang terpilih akan mendapatkan pelatihan komprehensif, mulai dari teknik pengajaran listening, speaking, reading, dan writing, hingga pemahaman tentang penilaian yang sesuai dengan tingkat perkembangan siswa. Program ini dirancang untuk memastikan guru mampu menciptakan lingkungan belajar yang mendorong siswa percaya diri menggunakan bahasa Inggris sejak dini.
Pendaftaran dibuka hingga 31 Juli 2025 melalui tautan https://s.id/KursusguruMI. Kolaborasi dengan Regional English Language Office (RELO) dan TESOL ini diharapkan dapat membawa standar internasional dalam pelatihan guru madrasah, sekaligus memperkuat jejaring global pendidikan Indonesia.
“Ini adalah langkah nyata untuk mempersiapkan generasi muda yang kompeten di era global, dimulai dari guru-guru yang berkualitas,” pungkas Thobib.(*/saf/kemenag)
(lam)