LANGIT7.ID - , Jakarta - Perkembangan gaya hidup keluarga mengubah interaksi setiap anggota keluarga dengan teknologi dan gawai - khususnya tablet. Kebutuhan ini tak hanya untuk orang dewasa, tapi juga dibutuhkan usia anak-anak.
Hanya saja, saat ini ketersediaan tablet yang ramah anak tapi juga bisa digunakan oleh orang dewasa masih sangat sedikit. Bagi sebagian orang tua memilih untuk tidak memberikan tablet atau gadget sedari dini, karena banyak risiko yang bisa ditimbulkan dari penggunaan yang terlalu lama.
Padahal penggunaan tablet tak selalu burukk, ada banyak manfaat yang bisa membantu tumbuh kembang anak. Penasaran? Berikut manfaat yang bisa didapat anak yang menggunakan tablet atau gadget.
Mendukung kemampuan motorik anak Kemampuan motorik merupakan kemampuan yang menghubungkan antara otot dengan gerakan pada bibir, jari, lengan, lidah hingga jari kaki. Ketika anak dalam usia balita mulai untuk bermain game pada tablet atau gadget lain yang mendukung gerakan pada jari dan tangan mereka, hal tersebut merupakan bentuk pelatihan yang dapat mendukung tumbuh kembang anak.
Baca juga : Muhammadiyah Kembangkan EdutabMu, Tablet Pembelajaran Tanpa InternetApalagi bila tablet tersebut didukung dengan modern keyboard dan keypad atau perangkat genggam lainnya, seperti stylus pen. Melalui aktivitas tersebut, anak akan mendapatkan pembelajaran mengenai warna, bentuk, dan juga berkesempatan mengeksplor imajinasi mereka.
Meningkatkan kemampuan kognitif Kemampuan kognitif merupakan kemampuan dalam menerima informasi, memberikan alasan, mengingat, dan mengaitkan suatu objek dengan objek lainnya. Kemampuan ini secara langsung berkaitan dengan memori dan bahasa.
Sekarang ini, teknologi telah mendukung akselerasi dalam mengembangkan kemampuan kognitif pada anak. Melalui kegiatan seperti menyusun puzzle atau menggambar yang kini dapat dilakukan melalui tablet.
Aplikasi interaktif, game edukatif dengan beragam jenis tantangan, dan program edukasi juga kini tersedia di berbagai jenis perangkat. Hal tersebut tentunya mendukung dalam meningkatkan kemampuan kognitif pada anak. Gadget saat ini mampu membantu anak mengembangkan kemampuan mereka lebih cepat.
Mengedukasi si kecil Teknologi telah terbukti dalam mendukung dalam mengedukasi para pelajar. Anak dapat mengakses situs web edukatif dan mendapatkan detail informasi mengenai topik-topik tertentu.
Tampilan visual, video edukatif, program interaktif, tutorial belajar, dan beragam buku telah tersedia dalam satu waktu hanya melalui internet. Internet telah merevolusi kegiatan belajar mengajar ke arah yang lebih baik. Dimana anak dapat belajar dengan alat serta metode yang canggih secara mandiri.
Baca juga : Dilepas di Indonesia 28 September, Tablet ini Ludes di EropaPermainan edukatif yang mendukung proses pembelajaran pun banyak dihadirkan, karena teknologi dapat dengan mudah menyediakan beragam kuis online, tutorial, serta teka teki yang mengajarkan mereka untuk berpendapat.
Huawei MatePad8 menjadi tablet yang didesain khusus untuk anak-anak dan orang dewasa. Beberapa fitur di dalammya pun berisi edukasi yang mendukung tumbuh kembang anak.
Country Director Huawei CBG Indonesia Patrik Ru berharap hadirnya tablet ini bisa memberi manfaat tambah bagi anak-anak dan orang tua.
“Kami berharap melalui jajaran produk tablet terbaru Huawei yang didesain khusus untuk anak dapat mendukung orang tua dalam mengenalkan hubungan yang baik antara anak dengan teknologi. Serta membantu dalam mengembangkan kemampuan anak menjadi pribadi yang kompeten dan juga cerdas.” kata Patrick.
Meski memiliki manfaat untuk tumbuh kembang anak, orang tua tetap wajib memberi batasan waktu kepada anak untuk penggunaan gadget setiap harinya. Hal ini digunakan untuk memastikan anak tidak menggunakan tablet tersebut secara berlebihan.
"Orang tua harus memberikan pengertian yang baik terkait bahaya menggunakan gadget terlalu sering. Komunikasikan dengan anak sesuai dengan usia agar bisa dipahami oleh anak," jelas pakar psikologi Intan Erlita.
Terlebih lagi, orang tua dapat menetapkan batas yang berbeda antara hari sekolah dan akhir pekan, sehingga waktu belajar serta bermain anak jadi lebih seimbang.
(est)