Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 April 2026
home global news detail berita

Ustadz Dasad Latif Kaget Rekening Tabungannya Diblokir Bank, Padahal untuk Pembangunan Masjid

tim langit 7 Jum'at, 08 Agustus 2025 - 14:06 WIB
Ustadz Dasad Latif Kaget Rekening Tabungannya Diblokir Bank, Padahal untuk Pembangunan Masjid
LANGIT7.ID-Jakarta; Ustadz Das’ad Latif, ulama, akademikus, dan dosen Ilmu Komunikasi di Universitas Hasanuddin menyampaikan protes atas kebijakan pemblokiran rekening tabungan di bank pemerintah yang dialaminya. Menurutnya, rekening yang telah ia tabung untuk keperluan pembangunan masjid diblokir hanya karena tidak aktif selama tiga bulan.

“Setelah saya tiba ternyata rekening saya diblokir karena tidak aktif selama 3 bulan. Saya bingung kenapa diblokir? Alasannya katanya supaya menghindar hal-hal negatif,” ungkapnya melalui instagram pribadinya, Jumat (8/8/2025).

Ia menuturkan, selama ini pemerintah selalu mengampanyekan ajakan menabung. Namun, kebijakan pemblokiran seperti ini justru berlawanan dengan semangat tersebut.

“Setahu saya selalu diiklankan oleh negara ‘ayo menabung, ayo menabung’. Menabunglah saya, tapi kenapa diblokir? Namanya menabung disimpan dulu duitnya. Kalau tidak disimpan, diambil terus bolak-balik, lebih baik disimpan di dompet,” katanya.

Ustadz Das’ad menjelaskan bahwa uang yang ia tabung tidaklah banyak. Ia berharap pemerintah dapat membuat kebijakan yang lebih elegan, tidak meresahkan, dan mengutamakan kemaslahatan umat.

“Saya tahu niat ini bagus, niat pemblokiran rekening ini baik, tapi caranya yang tidak elegan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pejabat yang digaji oleh negara dan mengelola keuangan masyarakat seharusnya menghadirkan kebijakan yang memudahkan rakyat, bukan sebaliknya.

View this post on Instagram

A post shared by Dasad Latif (@dasadlatif1212)




“Apa gunanya kalian yang sekolah tinggi ke luar negeri, digaji oleh negara, yang bekerja mengelola keuangan masyarakat, lalu uang masyarakat ini, kebijakan ini, justru melahirkan keresahan dan menyusahkan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, menabung seharusnya memberi rasa aman bagi masyarakat sekaligus membantu negara, bukan justru membuat khawatir. Ia pun berharap kasus seperti ini tidak menimpa rakyat kecil.

“Mudah-mudahan hanya ini terjadi pada diri saya, tidak pada masyarakat yang jauh lebih kecil dari saya,” harapnya.

Menutup pernyataannya, Ustadz Das’ad meminta pemerintah menganggap masukan ini sebagai upaya perbaikan sistem, bukan sebagai ancaman.

“Kepada pemerintah, ini jangan dianggap sebagai terror, jangan dianggap sebagai lawan. Anggaplah sebagai masukkan dari rakyat untuk memperbaiki sistem pengelolaan keuangan negara. Saya yakin kalau niatnya baik, pasti Allah tunjukkan jalan yang baik,” tutupnya.

Sebagai informasi, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menjelaskan bahwa pemblokiran sementara rekening dormant dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan, seperti pencucian uang atau transaksi ilegal. PPATK menegaskan langkah ini hanya bersifat sementara dan akan dibuka kembali setelah proses analisis selesai. Hingga awal Agustus 2025, lembaga tersebut telah membuka kembali 122 juta rekening dormant dan mengembalikannya ke bank untuk diaktifkan oleh nasabah. PPATK menyebut kebijakan ini juga berhasil menekan transaksi judi online hingga 70 persen.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:04
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)