Langit7, Yogyakarta - Selama pandemi Covid-19 belakangan ini, banyak orang menghabiskan waktu mereka di rumah. Akibatnya, masyarakat mulai melakukan perombakan dekorasi interior rumah mereka, demi mengurangi stres dan menghabiskan waktu mereka untuk tetap berkegiatan.
Hal itu membuat bisnis yang bergerak di sektor kerajinan dekorasi rumah kian mengalami peningkatan permintaan. Sehingga banyak para produsen kerajinan dekorasi mulai berinovasi dan meningkatkan produktivitas mereka.
Seperti pengusaha dekorasi interior rumah, Agus Jati Kumara, yang sekaligus sebagai pemilik
CK Homedecor, ia mengaku walaupun permintaan untuk
custom produk dekorasi rumah saat awal pandemi terbilang hampir tidak ada, tapi Agus mendapatkan banyak pesanan dari
marketplace. Dari situ ia mengaku cukup tertolong dengan strategi pemasaran online yang dilakukannya.
Baca juga: Anak Desa Ini Sukses Bisnis Pakaian Olahraga Hingga Kancah InternasionalCK Homedecor merupakan usaha di bidang dekorasi interior rumah. Dalam usahanya ini,
CK Homedecor juga menerima produk
custom yang disesuaikan dengan permintaan konsumen.
![Muslim Ini Sukses Bisnis Dekorasi Interior Rumah hingga Jangkau Ekspor]()
Agus menuturkan, usaha yang dijalankannya saat ini merupakan warisan dari orang tua yang bergerak di sektor kerajinan batik kayu. Dari situ, ia mulai mendapatkan orderan
custom menyesuaikan permintaan konsumen, dan mampu menghadirkan produk yang berkualitas.
Dusun Krebet merupakan sentra kerajinan batik kayu. Dalam perjalanannya mencari ide itu, Agus berpikir bahwa suatu saat jika batik kayu sudah mengalami permintaan yang menurun, ia akan beralih ke bidang usaha
homedecor.
“Sejak 2014 saya sudah merintis usaha kerajinan ini, dan Alhamdulillah hingga saat ini bisa bertahan, karena pemasaran kami juga ada yang secara online,” ujar Agus dikanal Youtube DNTrust.
Dari usahanya itu, Agus mengaku mampu menyerap tenaga kerja dari warga sekitarnya. Sehingga dari berbagi kebermanfaaan itu lah yang diyakininya bisa mengembangkan usahanya hingga saat ini.
![Muslim Ini Sukses Bisnis Dekorasi Interior Rumah hingga Jangkau Ekspor]()
Selain menerima pesanan konsumen, Agus juga sering menunggah berbagai produk kerajinannnya di media sosial. Hal itu dilakukan guna mendapatkan banyak calon pembeli sekaligus memperkenalkan produk dari
CK Homedecor.
“Kami yakin saat ini strategi pemasaran itu banyak sekali. Dari situ orang bisa membandingkan harga dengan mudah,” ujarnya.
Baca juga: Yayasan Wali, Bangun Pesantren dari Keuntungan Ternak KambingBahkan produk kerajinan
homedecor ini sudah merambah pasar global. Agus beberapa kali sempat mengirimkan produknya ke luar negeri, baik kirim secara langsung atau pun melalui eksportir.
“Kalau tantangan lebih kepada deadline pembuatan, karena terkadang sudah masuk deadline tapi barang belum jadi. Di situ biasanya kita putar otak bagaimana bisa selesai tepat waktu, karena biasanya kendala kita ada di cuaca,” ujarnya.
Agus berharap ke depan, bisa mengembangkan usahanya lebih besar. Sehingga ia bisa berbagi kebermanfaatan lebih luas, dengan membuka lapangan pekerjaan yang lebih besar.
“Karena ketika saya bisa membuka lapangan pekerjaan dan pesanan lebih banyak, otomatis kesejahteraan warga di sekitar kami akan meningkat,” katanya.
(zul)