Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 23 April 2026
home wirausaha syariah detail berita

Yayasan Wali, Bangun Pesantren dari Keuntungan Ternak Kambing

Muhajirin Ahad, 03 Oktober 2021 - 12:38 WIB
Yayasan Wali, Bangun Pesantren dari Keuntungan Ternak Kambing
Pengurus Yayasan Wali berdiri di depan bangunan kandang kambing yang sedang dalam tahap pembangunan (foto: langit7.id/istock)
LANGIT7.ID, Surakarta - Ada banyak sumber pendanaan dalam mendirikan pesantren. Namun siapa sangka, ada yayasan yang membangun pesantren dari keuntungan ternak kambing.

Adalah Yayasan Wakaf Agro Lemah Ireng (WALI), memanfaatkan tanah wakaf untuk membangun unit usaha ternak kambing. Keuntungannya kemudian dikumpulkan untuk biaya pembangunan pesantren.

Yayasan WALI merupakan lembaga yang bergerak di bidang sosial terutama pendidikan, keagamaan, dan pembinaan ekonomi santri dan masyarakat.

Ketua Yayasan Wakaf WALI, Awaludin Hanafi, mengatakan, saat ini WALI tengah memanfaatkan tanah wakaf untuk mewujudkan cita-cita besar tersebut. WALI mendapatkan amanah beberapa petak tanah. Tanah itu akan dimanfaatkan agar bisa produktif yang mengalirkan manfaat bagi masyarakat dan menjadi pahala bagi pewakaf.

Saat ini, Yayasan WALI sedang membangun kandang untuk ternak kambing di salah satu tanah wakaf yang mereka kelola. Ada total lima pewakaf yang mewakafkan tanah dengan lokasi saling berdekatan di Gumukrejo, Kepoh, Sambi, Boyolali.

“Kami merencanakan di tanah wakaf ini akan kami bangun Pesantren WALI gratis bagi santri. Karena itu sebelum pesantren berdiri, perlu ada sumber dana untuk back up operasional pesantren,” kata Awaludin, dikutip laman Yayasan WALI, Ahad (3/10/2021).

Kandang yang tengah dibangun itu sekitar 50 meter persegi untuk sekira 50 ekor induk. Kandang itu rencananya akan diperbesar agar bisa menampung 500-an ekor kambing. Pembangunan itu menghabiskan dana hampir Rp35 juta.

Untuk keperluan ini, yayasan juga mulai bertanam rumput Pakchong sebagai bank pakan. Rumput jenis itu dipilih karena mengandung nutrisi tinggi untuk pakan ternak, lebih tahan di daerah kering dan cepat masa panennya.

WALI saat ini baru menanam rumput seluas 200 meter persegi. Setelah panen nanti akan dijadikan bibit untuk perluasan tanam rumput. Estimasinya seluas satu hektar.

Ketua Yayasan WALI, M Luthfi Hamidi, mengatakan, pendanaan untuk bagian ini masih dari internal dengan mengandalkan saweran dari pengurus. Ia berharap WALI bisa mengadakan fundraising untuk pengadaan induk kambing.

Kambing yang akan dibiakkan di sini dari jenis Jawa Randu. Biaya per induk senilai kurang lebih Rp2 juta per ekor. Jadi untuk 50 ekor induk pertama, WALI membutuhkan dana kurang lebih Rp100 juta.

Ke depan bila operasional dari ternak kambing sudah berjalan, bisa menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Dari pesantren yang akan didirikan, bisa memberikan alternatif bagi penduduk sekitar dalam mengejar pendidikan sekaligus bisa memberikan bekal kemandirian bagi santri.

Nantinya, pesantren WALI akan dibangun dari filosofi empat pilar sesuai singkatan namanya Worship, Attractive, Long Lasting, dan Independence. Worship merujuk pada niat suci bahwa pesantren merupakan bentuk pengabdian dan ibadah untuk semata-mata mencari keridhaan-Nya.

Attractive
artinya pesantren itu menarik, karena memiliki pembeda dari pesantren yang sejenis. Antara lain, pesantren berkomitmen membekali santri di bidang agro yakni pertanian, peternakan, dan perikanan. Lalu di bidang entrepreneur serta keterampilan IT seperti bermedsos, penguasaan software dan hardware untuk pengembangan dakwah via internet.

Long Lasting artinya berkelanjutan. Prinsip sustainabilitas atau berkelanjutan akan diterapkan. Sedangkan independence artinya mandiri, yakni Pesantren Wali akan membentuk dan membimbing jiwa kemandirian santri.

Kemudian life skills yang akan diajarkan di Pondok Pesantren WALI diharapkan menjadi pembelajaran dalam bertahan hidup, berkompetisi, dan mengembangkan diri. Kemandirian dirintis dan dimulai dari manajemen Pesantren WALI lalu semangat itu bisa ditularkan kepada santri.

(jqf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 23 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:52
Isya
19:02
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)