LANGIT7.ID-, Jakarta - - SLS atau
sodium lauryl sulfate adalah salah satu bahan
pasta gigi yang berupa deterjen. Ciri dari odol dengan kandungan SLS yaitu memiliki banyak busa.
Dokter gigi Nini Nadya mengatakan banyak masyarakat masih beranggapan pasta gigi dengan busa atau deterjen lebih ampuh dalam membersihkan gigi.
Baca juga: PP Aisyiyah: Kolaborasi dengan Enzim Bagian dari Syiar KesehatanPadahal, kata drg Nini, kandungan deterjen pada pasta gigi memiliki efek samping yang tidak bisa disepelekan.
"Efek sampingnya tidak langsung dirasakan atau menimbulkan kematian, tapi dalam jangka waktu yang lama penggunaan
pasta gigi berdeterjen dalam menyebabkan kerusakan gigi dan mulut," terang drg Nini Nadya di acara kajian kesehatan PP Aisyiyah bersama produsen pasta gigi bebas deterjen,
Enzim, Selasa (9/9/2025).
Agar mencegah kerusakan gigi makin parah, drg Nini menyarankan untuk menggunakan pasta gigi tidak berdeterjen seperti
Enzim.
"Saya merekomendasikan pasta gigi tanpa deterjen. Karena
pasta gigi dengan deterjen dapat merusak lingkungan rongga mulut," jelasnya.
Baca juga: Enzim Sebut Masyarakat Masih Abai Kesehatan Gigi dan MulutDrg Nini membeberkan sejumlah efek samping yang diakibatkan oleh penggunaan odol berbusa, seperti mulut menjadi kering.
"Efek samping dari
deterjen pada pasta gigi itu membuat mulut kering, terjadi iritasi sampai akhirnya merusak indera pengecapan," ungkap lulusan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Moestopo Jakarta ini.
Lebih lanjut, drg Nini menyoroti persepsi masyarakat yang masih mengecilkan masalah kerusakan gigi dan mulut.
"Biasanya orang berkonotasi, 'Ah nggak menyebabkan kematian, jadi
it's okay'. Makanya kita mengadakan edukasi supaya masyarakat tahu bahwa
pasta gigi berdeterjen dapat merusak rongga mulut," tambahnya.
Sebagai informasi, PT Enzym Bioteknologi Internusa melalui brand pasta gigi bebas deterjen,
Enzim berkolaborasi dengan PP Aisyiyah menggelar acara kajian
kesehatan gigi dan mulut di Jabodetabek. Acara ini turut menggandeng media Islam modern, Langit7.id sebagai media partnernya.
General Manager PT Enzym Bioteknologi Internusa, drg Alice Tampubolon berharap acara ini dapat berjalan beriringan dengan program PP Aisyiyah yaitu PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dalam setiap tingkatan masyarakat.
Baca juga: PP Aisyiyah Gandeng Enzim Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut"PP Aisyiyah memiliki wadah yaitu PHBS sehingga kami bisa memberikan informasi tentang
kesehatan gigi dan mulut. Sehingga para bunda di Aisyiyah dapat menyampaikan lagi informasi yang didapat ke keluarganya, dengan memilih produk pasta gigi yang tepat untuk kesehatan rongga mulut," tukas drg Alice Tampubolon.
(est)