Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 25 Mei 2026
home global news detail berita

Kasus Covid-19 di PON Papua, Tunjukkan Proses Skrining Berjalan Baik

Garry Talentedo Kesawa Rabu, 06 Oktober 2021 - 15:47 WIB
Kasus Covid-19 di PON Papua, Tunjukkan Proses Skrining Berjalan Baik
Ilustrasi logo dan maskot PON XX Papua. Foto: Dok. Kemenpora
LANGIT7.ID, Papua - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Marciano Norman menegaskan, penanganan kesehatan terhadap atlet yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua dilakukan dengan prosedur yang baik. Khususnya mereka yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan jumlah yang besar, sekitar 15 ribu orang altet, official, dan seluruh pendukung yang datang ke Papua, segala resiko dikatakan Marciano bisa terjadi. "Yang terpenting adalah prosedur penanganannya," katanya, Rabu (6/10/2021).

Baca Juga: Lebih 100 UMKM Berpartisipasi dalam PON Papua Klaster Mimika

Dinas kesehatan dan seluruh unsur kesehatan yang terkait dengan PON XX Papua ditegaskan Marciano, telah mempersiapkan dan mempunyai protap penanganan termasuk memperlakukan atlet dan official yang terkonfirmasi. Mulai dari dievakuasi ke rumah sakit, atau diisolasi mandiri."Dan Alhamdulilah semua cepat dan tanggap dan kondisi atlet juga baik. Mudah-mudahan mereka bisa cepat pulih dan bisa segera kembali ke daerah masing-masing," ungkapnya.

Pada kesempatan ini Marciano Norman juga meminta media dan masyarakat untuk bijak memberitakan dan melihathal-hal terkait PON. Berbagai resiko bisa terjadi namun yang lebih penting adalah penanganan dari resiko tersebut juga dilakukan dengan baik."Teman-teman media bisa melihat berbagai kondisi ini sejernih mungkin sehingga PON XX Papua akan tetap berjalan sesuai agenda," katanya.

Baca Juga: Shaleha Fitriana Yusuf, Taekwondoin asal Sukoharjo Raih Emas di PON Papua

Pemerintah memang menjamin dan memastikan atlet PON XX yang positif Covid-19 telah tertangani dengan baik. Selain sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus, jaminan ini agar pelaksanaan pesta olahraga terbesar tanah air tersebut tetap
berlangsung hingga akhir.

Adanya temuan kasus terkonfirmasi juga menunjukkan proses skrining dan penanganan atlet, official, relawan, dan seluruh yang terlibat dalam PON XX Papua berjalan dengan baik dan ketat. Mereka yang positif, pihak terkait bergerak cepat sesuai standar prosedur pengendalian Covid-19.

Para atlet menjalani karantina terpusat. Satgas Covid-19 kemudian melacak penyebaran. Artinya proses 3T telah berjalan dengan baik. Terkait adanya temuan kasus positif Covid-19, di tempat terpisah Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali mengatakan akan segera memanggil Panitia Pengawasan dan Pengarah (Panwasrah) bersama PB PON untuk membahas masalah ini.

Baca Juga: PON XX Papua, Sri Eviyanti Sumbang Emas untuk Sulsel Cabor Muaythai Putri

"Pertandingan tetap berlangsung, sementara prokes tetap terjaga sesuai aturan-aturan yang telah ditetapkan Saya akan kumpulkan Panwasrah dan PB PON, beserta segenap elemen yang terlibat, berusaha meminimalisir risiko transmisi Covid-19 melalui berbagai
strategi, di antaranya penegakan protokol kesehatan (prokes) ketat," ungkapnya.

PON XX Papua yang dimulai pada 2 hingga 15 Oktober 2021, melibatkan atlet dan official dari seluruh provinsi se-Indonesia. Karena digelar di tengah situasi pandemi, maka upaya memastikan keamanan dan kesehatan dalam pesta olahraga ini menjadi
tantangan tersendiri.

PON 2021 Papua diikuti 7.039 atlet dan 3.576 orang ofisial dari 34 provinsi. Para atlet akan bertanding pada 37 cabang olahraga, 56 disiplin pertandingan, 681 nomor pertandingan, serta memanfaatkan 44 arena lomba. Para olahragawan tersebut akan memperebutkan 681 medali emas, 681 perak, dan 681 perunggu.

Baca Juga: Pantau Prokes PON XX Papua, Relawan Edukasi Warga Pakai Masker

Sebagai upaya penelusuran asal muasal kasus Corona tersebut, Menpora menyatakan, rekan-rekan atlet yang terkonfirmasi Covid-19 sudah melakukan pemeriksaan PCR dan hasilnya negatif. Oleh karena itu, menurut Menpora, dari testing kontak erat tersebut dapat ditelusuri masuknya virus tersebut.

"Kita bersama-sama mengecek asal virus ini, karena sebelum datang ke Papua semua kontingen sudah tes PCR," ujarnya.

Sesuai prosedur yang ditetapkan PBN PON, begitu kontingen tiba di Papua, mereka kembali melakukan tes antigen dan diakomodasikan berdasar cabang olahraganya. Kegiatan mereka hanya dari tempat akomodasi ke tempat pertandingan, tanpa peluang mengunjungi tempat lain di luar agenda yang ditetapkan.

Baca Juga: Kontribusi Freeport Indonesia, Bangun Venue hingga Bonus Atlet Papua Peraih Medali PON

"Di tempat akomodasi, bila bergejala langsung di tes antigen, bisa berlanjut PCR. Kalau positif, diisolasi dan dilakukan tracing untuk sekitarnya. Atlet yang akan bertanding dengan body contact seperti wushu atau gulat, dilakukan tes antigen sebelum
bertanding," ujar Menpora.

Untuk itu, Menpora Zainudin Amali kembali mengimbau kepada masyarakat setempat, sebagai persiapan dan upaya perlindungan kesehatan, pihaknya terus mendorong sosialisasi 3M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak), serta vaksinasi
setidaknya satu kali. "Kita sosialisasikan juga bahwa kalau bergejala, jangan keluar rumah atau ke lokasi, periksa dulu ke dokter agar tidak terjadi transmisi. Kemudian gerakan maskerisasi, didorong supaya menjadi budaya atau etos kerja setempat khususnya terkait
pelaksanaan PON XX," ujarnya.

Baca Juga:

Ternyata Ini Penyebab Tumbangnya Facebook, Whatsapp dan Instagram Selama Berjam-jam

Sempat Ditawari Segelas Wine oleh Sir Alex Ferguson, Ini Respons Khabib


(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 25 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:47
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)