LANGIT7.ID-Ada masa di mana kita sudah berdoa lama, menangis di sepertiga malam, berusaha memperbaiki diri, tapi hasilnya belum juga tampak. Hati mulai gelisah, muncul tanya: “Mengapa Allah belum mengabulkan doaku?” Padahal, bisa jadi jawaban itu sudah disiapkan — hanya saja belum waktunya tiba.
Rasulullah ﷺ bersabda: *“Doa seorang hamba akan dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa dengan berkata, ‘Aku telah berdoa, tetapi belum juga dikabulkan.’”* (HR. Bukhari dan Muslim). Sabar dalam berdoa adalah tanda keimanan. Sebab, kita yakin bahwa Allah mendengar, meski belum memberi. Kita percaya bahwa Allah tahu kapan waktu terbaik untuk mengabulkan.
Setiap doa yang belum dijawab bukan berarti ditolak. Kadang Allah menunda karena Dia ingin memberi lebih dari yang kita minta. Kadang pula, Dia mengganti dengan sesuatu yang jauh lebih baik, atau menjauhkan kita dari keburukan yang tak kita sadari.
Malam ini, jika hati mulai lelah menunggu, tenangkanlah diri dengan keyakinan: Allah tidak pernah lalai terhadap doa hamba-Nya. Teruslah berdoa, karena yang berdoa berarti masih berharap. Dan harapan kepada Allah tidak akan pernah sia-sia.(*/saf/KQ)
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”